Perlunya Sinergi Program Peningkatan SDM dan Daya Saing

Produksi UKM yang harus terus mendapat suport program pemasaran. foto:istimewa

Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Dekranasda Provinsi Jawa Timur membukukan omset penjualan besar hasil dari produksi UKM-UKM di Jawa Timur.

Nilainya mencapai Rp 1.376.330.050, naik 12% dari tahun sebelumnya yang menuai angka Rp 1.177.1700.330. Hasil penjualan tahun 2015 itu khusus yang dipamerkan di Gedung Showroom Dekranasda Provinsi Jawa Timur.

Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Hj Fatma Saifullah Yusuf, mengatakan, karena tahun kemarin naik 12 persen, harusnya, capaian tahun 2016 terus meningkat, sehingga UKM Jawa Timur bisa berkembang dan akan bertambah jaya.

Menurut Fatma, sesuai fungsi dan tugasnya, keberadaan Dekranasda adalah sebagai wadah atau kepanjangan tangan pemerintah untuk memasarkan hasil-hasil produk UKM, baik pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri. Untuk itu, keberadaan showroom Dekranasda harus benar-benar digunakan sebagai tempat mempromosikan atau memamerkan hasil produk UKM yang sekaligus digunakan tempat transaksi jual beli produk dari produsen ke konsumen.

Atas dasar itu, bolehlah berharap, agar dalam membuat program kerja tahun 2016 hendaknya Dekranasda Jatim menyinergikan dengan program-program yang ada di Dekranas. Seperti misalnya, program pelatihan peningkatan SDM dan daya saing.

“Ini penting, karena dengan memberikan pelatihan maka SDM UKM Jawa Timur keberadaannya akan jauh lebih baik dan matang dalam hal penanganan UKM-nya serta persaingannya,” ungkapnya. (*)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim