Gubernur Jatim Luncurkan Buku Sekolah Elektronik

Buku Sekolah Elektronik

Gubernur Jawa Timur Soekarwo meluncurkan Buku Sekolah Elektronik (BSE) bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2015, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu.

Menurut dia, BSE ini merupakan pemanfaatan teknologi yang sangat berguna untuk pelajar maupun pengajar di sekolah dan bisa dijangkau dari mana saja, serta kapan saja.

“Kalau dulu belajar harus membawa buku, sekarang sudah tidak perlu karena bukunya sudah versi mobile. Pelajar juga bisa belajar kapan saja, di mana saja, dan yang terpenting tidak bayar,” ujarnya kepada wartawan.

Aplikasi BSE juga menjadi bagian dari kerja sama antara PT Mahoni dan PT Telkom Regional V yang harapannya mampu memudahkan dunia pendidikan di Tanah Air menyelenggarakan proses belajar mengajar.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, berpesan agar konsep yang diusung adalah efisiensi biaya sehingga wali murid tidak perlu bingung jika ada buku atau materi baru.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebagai lembaga pendidikan yang penting di Jatim untuk memverifikasi dan evaluasi terhadap materi-materi yang terdapat pada BSE.

“Materi yang disiarkan pada BSE harusnya juga mengangkat materi lokal dan memberi ilmu tentang sejarah yang benar. Semisal cerita sejarah tentang tokoh Sarip Tambakoso. Ini penting agar siswa mengetahui tokoh legendaris wilayahnya,” katanya.

Selain memperkenalkan BSE, program Kantin Sehat Elektronik (KSE) juga diluncurkan oleh orang nomor satu di Jatim tersebut, serta menggelar video konferensi serentak dengan lima sekolah, yakni SMK Negeri 1 Sidoarjo, SMA Negeri 1 Pandaan, SMK Salahudin Pasuruan, SMK Negeri 1 Pamekasan, dan SMP Lab Unesa.

Rektor Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Warsono mendukung dan mengapresiasi program BSE ini karena sangat membantu siswa untuk dapat mengakses informasi dari mana saja.

“Secara bertahap kami juga akan ikut terlibat memperbaiki sekaligus mengevaluasi, termasuk usulan Gubernur Jatim Soekarwo terkait kearifan dan budaya lokal,” katanya saat video konferensi.

Sementara itu, Deputy Executive Vice President Telkom Regional V Jatim Bali Nusra, Djatmiko, menjelaskan aplikasi BSE ini merupakan sebuah aplikasi untuk dunia pendidikan yang bisa dijalankan di banyak platform mobile seperti iOS (Ipad/Iphone), Android & Windows 8.

“Penggunaan aplikasi tersebut hanya dengan melakukan download gratis melalui bse.web.id,” ujarnya.

“Untuk mobile apps BSE ini, jika sekarang masih berupa handout yang hanya bisa dibaca, ke depan, akan dilengkapi dengan note yang bisa dicoret-coret. Aplikasi ini juga akan dengan mudah ditemukan dalam IndiStore,” katanya.

(Sumber: www.antaranews.com)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim