Dilarang Berlayar, Penumpang Telantar di Kepulauan

Ilustrasi kapal penumpang

Ratusan penumpang Kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I tujuan Pulau Kangean-Sumenep, terlantar di Pelabuhan Batu Guluk, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur. Kapal itu terpaksa menunda berlayar karena dihadang cuaca ekstrem, Selasa (8/1/2012).

Direktur PT Sumekar selaku pengelola kapal DBS I, Rasul Djunaedy mengatakan, seharusnya kapal itu berlayar malam ini menuju daratan Sumenep. Namun karena kondisi gelombang tinggi dan kecepatan angin kencang dan tidak bisa diterjang kapal, maka pelayaran sementara kosong.

Ditambahkan Rasul, pihak syahbandar juga tidak mengizinkan untuk memaksakan kapal DBS I berlayar karena buruknya cuaca. “Berdasarkan ramalan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, cuaca ekstrem akan berlangsung sampai 12 Januari mendatang. Jadi setelah tanggal itu kapal sudah bisa berlayar lagi,” ungkapnya.

Namun, kata Rasul, jika situasi membaik sebelum tanggal 12 Januari, nahkoda kapal DBS I tetap akan melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Kalianget, Sumenep. “Cuaca terkadang bisa berubah seketika tanpa harus berpatokan pada ramalan BMKG. Nahkoda sudah lebih tahu untuk melanjutkan pelayaran,” katanya.

Muhammad Ali, salah satu penumpang kapal DBS I mengaku kecewa dengan kondisi ini. Namun karena cuacanya memang ekstrem, dia memahami, karena nahkoda lebih tahu soal keselamatan penumpangnya. “Tidak mungkin kita kembali lagi ke rumah yang jaraknya cukup jauh. Saya putuskan untuk bermalam di pelabuhan sampai ada keputusan kapal sudah diijinkan berlayar,” katanya.

(Sumber: Kompas.com)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim