40.000 Bayi Per Tahun Lahir Di Kabupaten Malang

ilustrasi

Pemkab Malang terus berupaya menekan lonjakan jumlah penduduknya menyusul tingkat kelahiran bayi per tahun yang mencapai 40.000 orang.

Bupati Malang, H. Rendra Kresna, mengatakan upaya untuk menekan laju pertumbuhan penduduk memang terus dilakukan oleh Pemkab Malang melalui beragam program.

“Salah satunya melalui program kemitraan peningkatan kesertaan KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dengan melibatkan Badan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Malang,” kata Rendra di Malang akhir pekan lalu.

Menurut bupati, melalui program MKJP tersebut, diharapkan mampu menurunkan laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Malang. Maklum jumlah penduduk Kabupaten Malang saat ini mencapai 2,8 juta jiwa dan tersebar di 33 kecamatan.

Ditambahkan, untuk menekan jumlah penduduk tersebut seluruh unsur pemerintahan di Kabupaten Malang diharapkan bisa bersatu padu. Mengingat pemkab mematok pada 2013 mendatang, laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Malang bisa ditekan.

“Saya berharap pada 2013 mendatang jumlah penduduk di Kabupatan Malang tidak melonjak tajam. Untuk itu perlu disusun strategi yang matang dan dipertajam dalam menekan lonjakan jumlah penduduk.”

Lebih lanjut kata bupati, Penyuluh Lapangan KB, Camat, Kepala Puskesmas, pegawai Badan KB, dan mitra kerja memiliki peran maupun tanggung-jawab yang besar dalam mengatasi laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Malang.

“Meski angka laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Malang hanya 0,78% dan berada di bawah rata-rata Nasional atau kurang lebih sama dengan rata-rata Provinsi Jawa Timur (Jatim), namun jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mencapai hampir tiga juta jiwa, kondisinya perlu mendapat perhatian serius.”

Setidaknya, lanjut dia, 40.000 bayi lahir di Kabupaten Malang tiap tahunnya. Karena itu, terkait upaya menekan laju pertumbuhan penduduk tersebut, keterlibatan para camat harus diimbangi dengan keterlibatan Puskesmas terkait.

“Dengan demikian harapan saya semua unsur pemerintahan tidak hanya bekerja berdasarkan tupoksi (tugas pokok dan fungsi)-nya saja. Menekan laju pertumbuhan penduduk juga menjadi tugas bersama,” jelasnya.

Selain itu, Badan KB diharapkan Rendra juga mampu mengambil peran strategis. Salah satu strategi yang diminta bupati adalah melalui program MKJP tersebut.

Pada kesempatan itu bupati juga menyerahkan penghargaan kepada empat pengelola program KB terbaik tingkat Kabupaten Malang 2012 yakni Kecamatan Donomulyo dengan kriteria pendewasaan usia perkawinan terbaik, Klinik KB Puskesmas Turen dengan pencapaian peserta KB baru MKJP terbaik, Kecamatan Ngantang atas entry data keluarga berbasis teknologi informasi (TI) terbaik, serta Kecamatan Poncokusumo atas pencapaian peserta KB baru terbaik. bisnis indonesia

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim