Jumat, 25 Juli 2014

Pengadaan Sapi Perah Rp200 Miliar

ilustrasi: sarah-sapiperah.blogspot.com

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan dana Rp200 miliar untuk membantu pengadaan 60.000 ekor sapi perah tahap pertama guna memenuhi kebutuhan susu di Jatim.

Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf mengatakan dana itu didapat dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur 2011.

Dana bantuan ini nantinya akan disalurkan ke Bank Jatim sebagai penyalur kredit bagi peternak. “Jika dirasa belum bankable, peternak bisa dijamin oleh PT Jamkrida Jawa Timur yang sudah menyatakan diri siap menjamin peternak dalam pengadaan 60.000 ekor sapi perah,” katanya, hari ini.

Berdasarkan catatan Dinas Pertanian, Jawa Timur masih kekurangan susu sapi. Produksi susu sapi perah di Jatim hanya sekitar 1.200 ton per hari, yang 500 ton di antaranya dipasok ke PT Nestle. Produsen susu yang berbasis di Swiss itu membutuhkan 1.000 ton susu per hari. Kebutuhan susu di Jawa Timur saat ini mencapai 2.000 ton per hari.

“Pemerintah terus mendorong tumbuhnya kualitas susu sapi yang dihasilkan peternak. Ketika sapi yang dihasilkan berkualitas maka dipastikan harga beli susu di tingkat peternak akan terus meninkat,” kata dia.

Beberapa waktu lalu, PT Penjaminan Kredit Daerah Jawa Timur siap menjamin kredit bagi peternak sapi perah dalam mendatangkan 60.000 ekor sapi impor dengan akses pembiayaan melalui PT Bank Jatim. PT Jamkrida Jawa Timur akan menjamin sedikitnya 70% kredit sapi perah yang diestimasikan seharga Rp15 juta per ekor, atau setara dengan Rp630 miliar.

Penjaminan kredit ini, lanjut Syaifullah, diproyeksikan untuk memberikan dukungan bagi peternak sapi yang belum bankable namun telah layak dalam hal perkembangannya.

“Jaminan kredit ini diberikan kepada peternak dengan modal awal Rp5 juta untuk pembelian sapi seharga Rp15 juta.”

Direktur Utama PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Timur Achmad Nur Chasan mengatakan upaya penjaminan pada sejumlah peternak sapi diklakukan untuk memenuhi kekurangan pasok susu di Jawa Timur yang dikonsumsi PT Nestle Indonesia.

“Seluruh akses pembiayaan menggunakan sinergi antara PT Jamkrida, Bank Jatim dan seluruh BPR di Jawa Timur,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jatim menegaskan Nestle telah menambah nilai investasi sebesar US$190 juta di Jawa Timur untuk meningkatkan produksi susu. Untuk itu, penjaminan kredit bagi peternak sangat dibutuhkan dalam memacu pertumbuhan ekonomi peternak sapi perah. bisnis.com

3 Komentar Pembaca

  1. Saya punya kandang kapasitasnya 150 sapi & saat ini Saya punya sapi perah 20 sapi, kebon rumput gajah 3 ha ingin mengajukan kredit 50 sapi atau lebih apa bisa lokasinya di gondang Mojokerto ? Mohon jawaban trims.

  2. saya salah satu anag bangsa yang ingin mengembangkan potensi sapi perah di kec. pujon kab. malang
    kalo boleh saya ingin minta bantuan pemerintah untuk membantu kami agar di bantu sapi perah,supaya bisa kami budidayakan sapi perah yang nantinya bisa menjadi tulang punggung perekonomian kami.
    mohon permintaan bantuan ini nantinya ada peninjauan,sekian trimakasih,,,

  3. Salam hormat,

    Mohon informasi apakah BAPEDDA JATIM pada th 2013/14 ini masih menyalurkan kredit pengadaan sapi perah?, dimana saya bisa menghubungi pengelola bantuan & siapa nama kontaknya pak?

    Atas bantuannya saya ucampak terimakasih

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2014. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim