13 Daerah Kampanye Makan Ikan

ilustrasi: kompas.com

Sebanyak 13 daerah di Provinsi Jawa Timur dikukuhkan sebagai daerah yang siap mengampanyekan gerakan memasyarakatkan makan ikan di daerahnya masing-masing. Daerah yang dikukuhkan sebagai pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan atau Forikan adalah Kota Malang, Kota Batu, Kota Probolinggo, Kabupaten Malang, Probolinggo, Pacitan, Blitar, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan, Nganjuk, Madiun, dan Mangetan.

Pengukuhan tersebut dilakukan di Gedung Kartini, Kota Malang, Rabu (16/6/2011), dihadiri Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Keluatan dan Perikanan Victor PH Nikijuluw, Nina Soekarwo (istri Gubernur Jawa Timur Soekarwo), dan perwakilan dari 13 daerah yang dikukuhkan.

Menurut Nikijuluw, secara nasional target konsumsi ikan 31,40 kilogram (kg) per kapita per tahun. “Saat ini, Indonesia masih di bawah target tersebut. Sejak 2010 baru mencapai 30,47 kg per kapita per tahun. Penyebab rendahnya, konsumsi ikan masih belum merata di seluruh Nusantara,” katanya.

Daerah di Jawa Timur masih termasuk tertinggi di Indonesia, yakni 19,7 persen dari yang ditargetkan. “Yang paling terendah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, beberapa bulan ini sudah mulai ada peningkatan,” kata Nikijuluw.

Pada 2008 konsumsi ikan di Jawa Timur masih 16,34 kg per kapita per tahun. Penyebabnya, saat itu masih belum ada pemerataan di wilayah-wilayah. Misalnya, daerah yang minim adalah Kabupaten Blitar yang saat ini baru mencapai 9,56 kg, Kabupaten Nganjuk 9,41 kg, Kabupaten Mangetan 5,97 kg.

Melihat kondisi demikian, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengukuhkan 13 daerah di Jawa Timur agar menggalakkan kampanye gemar makan ikan, terutama bagi perempuan hamil dan anak-anak. “Dalam waktu dekat, kami akan mengumpulkan 500 ibu hamil di Jakarta untuk serentak makan ikan,” ujarnya.

Selain melalui gerakan Forikan itu, katanya, Kementerian Kelautan dan Perikanan siap membuka pasar ikan di setiap desa dan membentuk kelompok budidaya ikan. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang, dan masing-masing kelompok akan menerima dana Rp 100 juta.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur Kardani, daerah yang hampir memenuhi target konsumsi ikan di Jawa Timur adalah Madura. “Selain memang dekat dengan laut, makan ikan sudah menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat Madura,” katanya.

Di wilayah Malang, yang terendah konsumsi ikannya adalah Kota Batu. “Selain tak memiliki laut, kampanye gemar makan ikan juga masih kurang,” ujarnya. kompas.com

Komentar Pembaca

  1. Sebagai salah satu LSM yg bergerak dlm penampingan balita yg mengalami KEP, kami ingin ikut berpartisipasi dlm gerakan. Apa kami bisa menyampaikan proposal kegiatan kami yang berkaitan dengan gerakan makan ikan di Jawa Timur ?
    Terima kasih

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2020. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim