Lusa, Pimpinan Daerah Plus Se-Bakorwil Pamekasan Berkumpul

Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya (Jawa Timur) dengan Madura.

Para Pimpinan Daerah plus se-Bakorwil Pamekasan (Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pamekasan, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo) dijadwalkan bertemu, Minggu (19/12) lusa. Keinginan untuk menggelar pertemuan ini sudah lama digagas, namun karena ada beberapa daerah yang masih sibuk mempersiapkan Pemilukada, akibatnya pertemuan baru digelar lusa mendatang.

“Kita menunggu Gresik, Sidoarjo, Sumenep menuntaskan prosesi Pemilukadanya,” jelas Kepala Bakorwil Pamekasan Ir Eddy Santoso, MM saat ditanyakan pemilihan waktu penyelenggaraan pertemuan tersebut.

Menurut Eddy, kalau pertemuan itu digelar ketika semua daerah sudah selesai pergantian kepala daerahnya, diharapkan akan membuat hasil pertemuan itu bisa dilaksanakan dengan baik.

Sederhananya, lanjut Eddy kalau diselenggarakan saat Pemilukada belum selesai digelar, pihaknya khawatir jangan-jangan ada daerah yang tidak antusias melaksanakan hasil pertemuan hanya karena yang hadir adalah kepala daerah yang lama.

Terlepas dari itu semua, lanjut Eddy forum pertemuan yang akan digelar di Hotel JW Marriot Surabaya itu juga diharapkan akan memperlancar komunikasi bidang pemerintahan dan pembangunan antar daerah di lingkup Bakorwil Pamekasan. Upaya itu penting karena semua persoalan yang dihadapi daerah tidak mungkin bisa diselesaikan sendiri, tetapi perlu kebersamaan dan sinergi antar daerah. Oleh karenanya, bukan hanya pimpinan daerah saja yang diundang, tetapi juga melibatkan Sekretaris Daerah beserta anggota Muspida daerah setempat.

“Forum ini menjadi semakin penting karena terbukti, masalah-masalah yang dihadapi daerah hampir pasti berkaitan dengan daerah sekitarnya,” jelas mantan staf ahli Gubernur Jatim ini.

Masalah-masalah itu misalnya pengentasan kemiskinan, penyediaan insfrastruktur jalan, sampah dan sebagainya. Selain itu, dalam forum nanti secara khusus Bakorwil Pamekasan berharap agar semua daerah berkomitmen untuk mendorong akselerasi pembangunan di daerahnya dengan mengoptimalkan beroperasinya Jembatan Suramadu.

“Suramadu adalah ikon baru Jatim. Jadi harus segera  dimanfaatkan untuk mendongkrak pembangunan perekonomian di Jatim,” tambahnya. Untuk itu, agar akses kemudahan transportasi dengan adanya SUramadu bisa segera membawa dampak positif, maka pembangunan infrastruktur pendukungnya harus secepatnya diselesaikan.

“Masalah akselerasi percepatan insfrastruktur pendukung Suramadu bisa jadi akan jadi bahasan menarik dalam forum nanti. Kita akan mendengar apa keluhan dan harapan daeri daerah-daerah nanti,” jelas pejabat yang menggemari masakan kepiting ini. Lantaran itu, pihaknya selaku koordinator daerah-daerah di Bakorwil Pamekasan sangat berharap ada persamaan pandang dan komitmen untuk mengembangkan daerah pasca Suramadu beroperasi. n why

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim