Desember 2019, Jatim Alami Inflasi 0,53 Persen

Ilustrasi inflasi

Pada Desember 2019 Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,53 persen. Dari delapan kota IHK di Jawa Timur, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Surabaya yang mencapai 0,60 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Probolinggo sebesar 0,28 persen.

Dari tujuh kelompok pengeluaran, enam kelompok mengalami inflasi dan satu kelompok mengalami deflasi. Kelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok Bahan Makanan sebesar 1,57 persen, sedangkan kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok Sandang sebesar 0,19 persen.

Komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi Jawa Timur bulan Desember 2019 ialah telur ayam ras, bawang merah, dan tarif kereta api. Sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi terbesar ialah daging ayam ras, emas perhiasan, dan pir.

Laju inflasi tahun kalender Jawa Timur di bulan Desember 2019 mencapai 2,12 persen, angka ini lebih rendah dibandingkan inflasi tahun kalender di Bulan Desember 2018 sebesar 2,86 persen.

Pada Desember 2019 kelompok inti mengalami inflasi sebesar 0,20 persen, komponen yang diatur pemerintah mengalami inflasi 0,53 persen, dan komponen bergejolak mengalami inflasi sebesar 1,74 persen.

(Sumber: BPS Jawa Timur)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2020. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim