Pemprov Jatim Dorong Perusahaan Dirikan Training Center

Kepala Disnakertrans Jatim, Setiajit. Foto:istimewa

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mendorong perusahaan-perusahaan untuk mendirikan training center. Hal ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan kompetensi dan skill para calon pekerja.

Training center itu diperuntukkan bagi para calon pekerja terutama lulusan SMK. Training center juga untuk meminimalisasi ketidaksesuaian antara kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi pencari kerja, sehingga angka pengangguran terbuka dari lulusan SMK bisa ditekan,” kata Kepala Disnakertrans Jatim, Setiajit, Senin, (20/8).

Ia menjelaskan angka pengangguran dari lulusan SMK di Jatim sebesar 9,08 persen. “Sekitar 2000 SMK di Jatim itu 191 negeri, sisanya swasta, yang swasta ini juga ikut menyumbang lulusan yang belum sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” terangnya.

Lebih lanjut, training center milik perusahaan nantinya bisa bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemprov Jatim. Disnakertrans, sambungnya, akan membantu penuh terkait dengan ide, instruktur dan pembinaan pengelola training center.

“Sebenarnya sekolah kejuruan atau pendidikan vokasional dan BLK ini memang harus satu kesatuan dengan perusahaan sehingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan,” tandasnya.

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2018. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim