Murenbang 2019 Jawa Timur Fokus Genjot Kemampuan SDM

Musrenbang Jatim 2019. foto:widikamidi

Musrenbang dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2019 Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 kembali digelar.

Musrenbang kali ini, masih digelar di tempat yang sama seperti tahun 2018 lalu yaitu  di Grand City Surabaya, Rabu 18 April 2019.

Pada Musrenbang  2019 ini, Pembangunan Jawa Timur menyiapkan diri fokus dan mengedepankan peningkatan Sumberdaya Manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan penanggulangan kemiskinan.

Membuka Musrenbang, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, mengatakan, program tersebut dilanjutkan dengan pemerataan pembangunan antar wilayah melalui pengembangan infrastruktur ekonomi dan teknologi informasi untuk menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan.

Kemudian, peningkatan ketentraman dan ketertipan serta kesuksesan pelaksanaan Pemilu 2019. Hal tersebut merupakan penjabaran dari tema Musrenbang RKPD Pemprov Jawa Timur 2019, “Pembangunan sumber daya manusia Jawa Timur sebagai pengungkit pertumbuhan inklusi.”

Soekarwo, menegaskan, pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan yang berkualitas melalui membangunan panusia seutuhnya dengan mengurangi kemiskinan dan peningkatan adalah pelayanan dasar. Mendasar lainnya adalah mengurangi kesenjangan antar wilayah melalui penguatan konektifitas dan kemaritiman, peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian industri jasa produktif. Pemantapan ketahan energi, pangan dan sumber daya air, stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu.

Tema Musrenbang RKPD Pemprov Jawa Timur 2019 juga merupakan sinkronisasi dari program pembangunan di kabupaten/kota dan program pembangunan nasional 2019.

Ada tiga hal yang harus disinkronkan yaitu menurunkan angka kemiskinan, pengangguran dan menurunkan kesenjangan antar wilayah. “Jadi, pertumbuhan Jawa Timur para 2019 yang ditargetkan sebesar 5,6-5,8 persen harus berdampak pada tiga hal tersebut,” Harap Soekarwo.

Pembangunan Jawa Timur yang masih perlu menjadi perhatian adalah gini ratio di perkotaan sebesar 0,40 pada 2016 naik 0,02 menjadi  0,42 pada 2017. Di perkotaan gini rationya naik karena pendidikan dan infrastrukturnya lebih baik. Oleh sebab itu, diminta kepada bupati dan walikota agar mengintervensi penduduk yang masih miskin menjadi prioritas pembangunan 2019 agar gini rationya lebih baik.

Gini ratio adalah tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Jawa Timur yang diukur oleh Gini ratio. Salah satu ukuran ketimpangan yang sering digunakan adalah Gini Ratio. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0-1. Semakin tinggi nilai Gini Ratio menunjukkan ketimpangan yang semakin tinggi.

Gubernur juga mengatakan, pada 2019 bonus demografinya mencapai titik yang paling tinggi yaitu 69,60 diprediksi akan terus turun kembali. Hal ini terjadi karena rata-rata tingkat kelahiran di Jawa timur 0,59 persen sedangkan nasional masih 1,54 persen. Artinya, pasangan usia subur di Jawa Timur rata-rata mempunyai pemikiran mempunyai  anak sedikit tingkat kehidupannya akan lebih baik. Karena sebagian besar wanita di Jawa Timur adalah pekerja.

Tujuan Musrenbang RKPD Pemprov Jawa Timur 2019 adalah menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan daerah. Menyepakati arah kebijakan pembangunan kabupaten/kota lingkup provinsi. Menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi. Kemudian, menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional. Klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan provinsi dengan program dan kegiatan kabupaten/kota yang diusulkan berdasarkan hasil musrembang kabupaten/kota. (*)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2018. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim