Pasar Indonesia Untungkan Australia

Gubernur Jawa Timur dan Parlemen Australia, Kevin James Andrews.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, menawarkan empat jaminan kemudahan bagi pengusaha Australia yang ingin berinvestasi di Jatim. Empat jaminan tersebut meliputi kemudahan perijinan, ketersediaan lahan, ketersediaan energi atau listrik, serta iklim buruh yang kondusif.

Tawaran tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan delegasi parlemen dari Australia di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (11/7). Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim, keempat tawaran tersebut mendukung posisi Jatim yang sangat strategis bagi investasi, yakni sebagai hub Indonesia Timur atau di tengah-tengah arus distribusi barang dan jasa (center of grafity).

“Logistic dan connectivity kita sangat baik, karena banyak barang yang dikirim ke Indonesia timur melalui pelabuhan yang ada di Jatim, sehingga sangat efisien bila berivestasi di Jatim,” ungkapnya.

Pasar Indonesia sangat menguntungkan bagi Australia. Jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 200 juta orang, atau sekitar 40 persen pasar ASEAN ada di Indonesia. Untuk itu, Gubernur berharap setelah pertemuan ini akan ada pertemuan lanjutan yang membahas kerjasama kedua belah pihak.

Pakde Karwo mengatakan, Australia dan Indonesia adalah tetangga dekat, sehingga hubungan keduanya harus berjalan dengan baik. Selain itu, Jatim sendiri telah lama menjalin kerjasama dengan Australia di bidang ekonomi, pendidikan, dan perdagangan. Terlebih lagi Jatim merupakan sister province bagi Australia Barat. (*)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim