Kajian Hasil Pelaksanaan Pembangunan Bidang Ekonomi (3)

Evaluasi Hasil Bagian Ketiga dari Tiga Tulisan

Terdapat beberapa kegiatan dengan kinerja anggaran ataupun kinerja fisiknya masih pada kategori sedang. Kategori rendah dan sangat rendah, walaupun jumlahnya tidak terlalu besar. Berkaitan dengan pembangunan perbidang, tentunya perlu adanya penekanan dan percepatan pada bidang -bidang tertentu.

Bidang pertanian, dorongan terhadap pengembangan tanaman hortikultura, konsistensi dan komitmen terhadap menjaga lahan pertanian atas alih fungsi lahan, upaya mengatasi kondisi cuaca dan iklim yang kian tak menentu mesti ada upaya menanggulanginya. Upaya menjaga produksi pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan dan menjaga posisi Jawa Timur sebagai lumbung pangan.

Bidang perkebunan, Capaian produksi untuk tanaman semusim pada angka rata-rata 92%, sedangkan untuk tanaman tahunan 96,7% hal ini menandakan realisasi mendekati target yang ditetapkan tentunya untuk tahun-tahun mendatang perlu diupayakan menjaga tingkat produksinya. Komoditi perkebunan untuk tanaman semusim yang paling besar adalah tanaman tebu dan kedua tembakau, sedangkan untuk tanaman tahunan yakni kelapa, kopi, dan kakao. Kelima komoditi diatas mestinya menjadi concern pemerintah untuk menguatkan pada program-program tersebut. Program tersebut tentunya harus didukung dengan pemberdayaan petani perkebunan berkaitan dengan faktor produksi, teknologi, informasi, pemasaran den permodalan.

Bidang peternakan, kejadian – kejadian luar biasa pada musim tertentu perlu diwaspadai karena akan berpengaruh pada produksi hasil peternakan Jawa Timur (misal: kejadian Anthrax dan AI),program insenminasi buatan pada ternak sapi potong perlu didorong untuk meningkatkan produktivitas Jatim sebagai penyedia sapi potong nasional, hal ini sejalan dengan program nasional yang ingin menjaga kestabilan harga daging sapi nasional, dan mendorong program hibah minifeedmill.

Bidang kelautan dan perikanan, program yang perlu didorong adalah program produksi dan peningkatan produktivitas garam, peningkatan pengelolaan ekosistem pantai dan laut, seperti pengembangan pengelolaan mangrove dan terumbu karang, berikutnya adalah dukungan terhadap Budidayaperikanan (utamanyadalampengembanganbalaibenih).

Bidang Kehutanan, di bidang kehutanan (termasuk pula pertanian dalam arti luas) terdapat program tertentu yang sangat tergantung pada musim, sehingga hal ini mesti dicermati untuk serapan anggarannya mesti disesuaikan dengan periode serapan anggaran. Pemanfaatan sumber daya hutan mestinya didukung dengan peningkatan perlindungan, pengamanan dan konservasi kawasan hutan yang menjadi kewenangan Pemerintah Propinsi Jawa Timur.

Bidang industri dan perdagangan, perlu adanya percepatan dan penguatan program dan kegiatan pada SKPD berkaitan, karena semakin cepatnya perkembangan sektor ini, sehingga perlu adanya regulasi / deregulasi bidang tersebut sesuai kebutuhan. Penguatan SDM Aparatur Sipil Negara di bidang industri dan perdagangan. Untuk menyusun perencanaan yang memadai perlu adanya sistem data base, up dating data secara periodik dan koordinasi dengan instansi terkait pada level kabupaten/kota, termasuk pemotretan existing dan issu terkini bidang perindustrian dan perdagangan.

Bidang Koperasi & UMKM, peningkatan keberadaan UMKM yang mapan dan mampu bersaing, mendorong keberadaan Jawa Timur sebagai propinsi yang sedang berkembang di sektor industri dan perdagangan. Dukungan institusi utamanya dalam peningkatan UMKM yang memiliki legalisasi usaha, terdaftar dan memiliki sertifikat HAKI dan keberadaan produk UMKM yang memiliki standarisasi SNI, halal dan BPOM.

Bidang penanaman modal, perlu adanya supporting terhadap investor yang telah mengajukan ijin prinsip, didorong untuk merealisasikan investasinya, perlunya peningkatan kapasitas SDM di bidang penanaman modal

Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, program-program yang mendorong pengembangan destinasi Jawa Timur mesti dikembangkan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, sinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten/Kota juga mesti dilakukan,

Bidang Administrasi Perekonomian dan SDA, didorong untuk semakin mensupport aktivitas perekonomian Jawa timur, melalui regulasi dan deregulasi bidang ekonomi, yang selaras dengan program nasional. ***/selesai

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim