Kamis, 30 Maret 2017

Sejahterakan Peternak, Ponorogo dan Trenggalek Bangun SPR

Salah satu aktivitas RPH sebagai pendukung SPR. foto:istimewa

Kementerian Pertanian RI mendorong dua Kabupaten di Provinsi Jawa Timur untuk melakukan bisnis berjamaah dengan membentuk Sentra Peternakan Rakyat (SPR). Dua Kabupaten itu masing-masing adalah Ponorogo dan Trenggalek

Pembentukan sentra peternakan rakyat itu adalah untuk mempercepat pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di dua kabupaten itu.

Maka perbaikan fasilitas rumah potong hewan yang didanai oleh anggaran Pemerintah Pusat memungkinkan rumah potong hewan dapat difungsikan secara maksimal.

Peran Rumah Potong Hewan dalam dunia peternakan sangat dibutuhkan apalagi kalau sudah terbentuk SPR, sehingga produk yang dihasilkan dapat lebih higienis.

Terkait dengan pembentukan SPR ini, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni setuju dengan adanya gagasan SPR karena dapat menyejahterakan peternak. Dia juga meminta dukungan dari Pemerintah Pusat agar tidak hanya SPR ayam potong saja yang akan dibentuk, tapi juga SPR sapi perah/potong perlu dibentuk.

Sementara itu, Pemerintah Daerah di Kabupaten Trenggalek juga mengapresiasi gagasan pembentukan SPR. SPR akan membawa Trenggalek menjadi lebih baik lagi khusunya untuk pengembangan sub sektor peternakan dan kesehatan hewan.

Potensi peternakan di Kabupaten Trenggalek cukup menjanjikan mengingat ketersedian pakan yang cukup tersedia di daerah ini, sehingga dengan adanya bimbingan yang intensif dari Pemerintah Pusat, kesiapan membentuk SPR dapat segera direalisasi.

Adapun SPR yang rencananya akan dibentuk di daerah ini adalah SPR sapi perah, sapi potong, kambing dan itik. ***

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim