Jumat, 31 Maret 2017

Jawa Timur Rebut Juara Umum Wana Lestari 2015

Presiden RI Joko Widodo menyerahkan piala juara kepada Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. foto:istimewa

Juara Umum Lomba Wana Lestari Tahun 2015 direbut Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian Lingkungan Hidup atas kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terus mendorong dan meningkatkan motivasi serta peran aktif masyarakat dalam pembangunan kehutanan.

Lomba Wana Lestari merupakan salah satu program kegiatan pemberian penghargaan kepada masyarakat dan aparat pemerintah yang dilaksanakan oleh Kementerian Kehutanan dengan latar belakang untuk meningkatkan motivasi dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan kehutanan.

Penghargaan diserahkan langsung Presiden RI, H Joko Widodo kepada Gubernur Jawa Timur, Soekarwo saat Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menanam Nasional (BMN), serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) di Tahura Sultan Adam Kecamatan Karangintan Banjar Kalimantan Selatan, Kamis (26/11)

Berdasarkan data Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, saat ini Jawa Timur mengalami peningkatan prestasi dalam lomba wana lestari. Tahun 2013, Jatim memperoleh peringkat ketiga nasional. Tahun 2014, Jawa Timur mengalami peningkatan menjadi peringkat kedua dalam lomba wana lestari. Sedangkan tahun 2015, Jawa Timur berhasil meraih juara umum Lomba Wana Lestari karena mendapatkan peringkat 1 dalam 6 kategori.

Adapun kategori yang termasuk peringkat 1 antara lain kategori penyuluhan kehutanan, kategori Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM), kategori Kelompok Tani Hutan (KTH), kategori Desa Peduli Hutan (DPK), kategori Konservasi Pecinta Alam, dan kategori Lembaga Masyarakat Desa Hutan.

Pakde Karwo mengatakan, prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Provinsi Jawa Timur. Pengelolaan lingkungan hidup untuk meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan dan penataan ruang menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Melalui siaran pers Humas Setdaprov, Pakde Karwo mengatakan, paradigma pembangunan kehutanan yang berubah dari manajemen berbasis hasil kayu ke arah yang lebih berorientasi pada kepentingan masyarakat dan lingkungan, desentralisasi, dan berbasiskan masyarakat, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengelola sumberdaya hutan secara optimal dengan senantiasa memperhatikan kelestarian.

Salah satu langkah yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja di lingkungan hidup yakni memberikan wadah Himpunan Pelestari Hutan Andalan (HPHA) Jawa Timur kepada para pemenang kategori lomba wana lestari. Selain itu, juga dilakukan pembinaan khusus di bidangnya agar ke depan lebih berprestasi dan dapat dipergunakan sebagai percontohan bagi masyarakat terkait.

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim