Jumat, 31 Maret 2017

Jawa Timur Kembali Raih Adhikarya Pangan Nusantara

Presiden Joko Widodo Menyerahkan Penghargaan APN kepada Gubernur Soekarwo. foto:istimewa

Surplus Produksi Gabah Giling Kering Jawa Timur Tahun 2014 Capai 12,79 Ton, Selanjutnya Jadi Stok Nasional

Presiden Joko Widodo menyerahkan penghargaan atas prestasi Jawa Timur meraih Adhikarya Pangan Nusantara (APN) kepada Gubernur Soekarwo, Jumat (26/12). Penghargaan tersebut adalah penghargaan kali ketiga berturut-turut yang diterima Provinsi Jawa Timur.

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan Presisden yang sekaligus sebagai Ketua Dewan Ketahanan Pangan Nasional dii Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Subang, Jawa Barat.

Presiden dalam sambutannya mengatakan, Jawa Timur layak mendapat penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara. Sebab Jawa Timur dinilai berhasil menggerakkan perangkat daerah dan masyarakat dalam mengurangi kemiskinan.

Jawa Timur juga dinilai berhasil memecahkan masalah kerawanan pangan, gizi buruk, danĀ  meningkatkan produksi pangan. Dengan sejumlah penilaian tersebut maka wilayah ini mampu mempercepat diversifikasi pangan dalam mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan.

Terpisah, bagi Gubernur Soekarwo, penghargaan APN ini adalah penghargaan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur. Tidak sia-sia bagi provinsi yang dipimpinnya ini menyuport habis-habisan kepada berbagai program yang berorientasi kepada perngembangan sektor pertanian.

Menurut Gubernur yang selalu bangga disapa Pakde ini, Jawa Timur memang merupakan Provinsi yang paling getol menggarap bidang pertanian. Pertanian itu jika digarap dengan benar-benar serius akan menjadi kekuatan yang luar biasa dan kemakmuran bagi rakyatnya. Jadi tidak berlebihan jika Jawa Timur selama ini jadi penyangga lumbung pangan nasional.

Tahun 2014, produksi gabah giling kering Jawa Timur mencapai 12,79 ton. Setara 7,9 ton beras. Setelah dikurangi konsumsi masyarakat Jatim, yakni dengan indeks konsumsi 88,31kg/kap/tahun, surplus beras mencapai 4,93 juta ton. Surplus itu lantas menjadi stok nasional. (*/widi kamidi)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim