Pelaksanaan Administrasi SKPD Disorot Gubernur

Pengarahan Gubernur. foto:dok

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, menekankan pentingnya mekanisme check and balance dalam pelaksanaan administrasi di setiap Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD). Jawa Timur sangat penting menerapkan ini, dan setiap bagian  termasuk pimpinan bisa  memonitor dan mengawasi kinerja tim administrasi.

Check and balance selain memperlancar proses administrasi, juga  bisa membantu SKPD dalam menentukan target kinerjanya di tiap triwulan.”Seharusnya secara administrasi, setiap triwulannya penyerapan anggaran hendaknya dipresentasikan. Akan tetapi kebanyakan setiap SKPD baru triwulan III penyerapannya diperbesar. Dengan adanya check and balance, bisa terserap tepat waktu dan sesuai target,” kata Soekarwo yang secara khusus meminta kepada empat asisten Sekdaprov Jawa Timur lebih aktif merangkul SKPD agar lebih tertib dan mempercepat administrasi keuangan di lingkungan pemprov.

Dengan adanya kontrol di setiap tingkatan, maka akan mempercepat juga proses administrasi.  Kuncinya, bendahara bagian itu harus dibentuk agar pekerjaan yang menyangkut administrasi keuangan bisa cepat terselesaikan.

Pengarahan Soekarwo di Kantor Gubernur tersebut selain menekankan check and balance, juga tidak kalah pentingnya dibentuknya bendahara di setiap bagian. Pembentukan ini bisa meringankan tugas bendahara Biro di lingkungan Setdaprov Jatim. Karena selama ini tugas bendahara Biro tidak kalah beratnya, termasuk mengurusi soal hibah dan bantuan sosial (bansos). “Dengan adanya bendahara di setiap bagian membuat pekerjaan tidak menumpuk dan bagus dalam penyerapan anggaran,” katanya. (*/hendri)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim