BOSDA Madrasah Diniyah dan SMK Mini Masuk Program Unggulan

Ketua Panitia penyelenggara Musrenbang Kepala Bappeda Provinsi Jatim, Dr Zainal Abidin, menyampaikan kesiapan peserta forum Musrenbang 2014.

Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Jawa Timur 2014 menegaskan misi yang ingin dicapai untuk lima tahun ke depan di periode pemerintahannya yang kedua. Misi yang ditegaskan itu antara lain memaksimalkan potensi masyarakat menuju kemandirian dan kesejahteraan.
Musrenbang RPJMD Provinsi Jawa Timur 2014-2019 resmi dibuka Gubernur Jawa Timur, di Ballroom Grand City Surabaya Kamis,(6/3). Acara yang membahas agenda pembangunan Jawa Timur untuk lima tahun ke depan itu mengusung tema “Terwujudnya Jawa Timur Lebih Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berdaya Saing dan Berakhlak”.

Acara digelar dua hari, dimulai tanggal 6 hingga tanggal 7 Maret 2014 dihadiri Menteri Pertanian RI Suswono, Menteri PPN/Bappenas RI Armida Salsiah Alisyahbana, Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri Muh.Marwan, Dirjen Perimbangan Keuangan Kementrian keuangan RI Boediarso Teguh, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Imam Sunardhi dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf.

Ketua Panitia penyelenggara Musrenbang Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dr Zainal Abidin, menyampaikan, sesuai dengan Permendagri No 54 Tahun 2010, maka dalam proses penyusunan  RPJMD diperlukan koordinasi antarinstansi pemerintah dan partisipasi serta komunikasi seluruh pelaku pembangunan melalui forum Musrenbang. Terkait acara dia menambahkan peserta yang hadir dalam forum ini berjumlah 515 orang terdiri dari unsur pemerintah, partai politik, perguruan tinggi, badan eksekutif mahasiswa (BEM), LSM/Ormas, perwakilan donor, dewan riset daerah Jatim dan komponen lintas agama.

Pakde Karwo juga menegaskan, misi makin mandiri dan sejahtera bersama wong cilik dapat dijabarkan dalam lima komitmen. Pertama, Meningkatkan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan. Kedua, meningkatkan pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri dan berdaya saing, berbasis agro bisnis/agroindustri dan industrialisasi. Ketiga, meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan dan penataan ruang. Keempat, meningkatkan reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Lima, meningkatkan kualitas kesalehan sosial dan harmoni sosial.

Strategi umum yang akan dilakukan, adalah melakukan pembangunan berkelanjutan, pertumbuhan berkelanjutan berpihak pada rakyat dan melakukan pengarusutamaan gender. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memiliki program unggulan sesuai dengan misi yang ingin dicapai misalnya pengembangan wajib belajar 12 tahun, peningkatan dan perluasan bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) Madrasah Diniyah, pengembangan SMK Mini dan Balai Latihan Kerja Plus, Pondok kesehatan desa (Ponkesdes), Penguatan dan pengembangan taman posyandu dan program-program unggulan yang lain. (tim)

28 Komentar Pembaca

  1. seiring dengan BOSDA yang sudah di caerkan. Sampai saat ini SMK alHUDA wajak belum mendapatkan . Mohon petunjuk untuk mendapatkan BOSDA tahun 2014.

  2. assalamu’alaikm,kapan kepastian pencairan bosda madin/bppdgs 2014?

  3. Assalamu alaikum ww,, kapan BOSDA MADIN Anggaran 2014 ini di cairkan ? kasihani Lembaga MADIN Kami

  4. kebaikan agama adalah kemajuan negara .pendidikan awal kemajuan. agama adalah benteng kemajuan yayasan nurul akbar buluh atas socah bangkalan ikut mencerdaskan anak bangsa

  5. sudah lulus dari S.1 program gubernur….trus bagaimana dan kapan sertifikasinya….?

  6. Alkamdulillah… terima kasih semuanya…
    Tahun ini Tulungagung bisa cair 100% 12 bulan…

  7. Asslamu Alaikum Wr.Wb….. Salam Hormat dan Sejahtera saya sampaikan….. Sekilas saya mau bertanya Tentang Pencairan BOSDA kenapa pada tahun Ini khususnya di daerah sumenep kecamatan pasongsongan Lambat dan tidak seperti tahun-tahun yg lalu…. Terimakasih… Wassalamu Alaikum Wr.Wb.

  8. ass…
    mf sblumx kami salah satu guru di MDTA & MDTW daerah palengaan pamekasan, alhamdulillah sjak adax dana bosda madrasah kami semakin maju baek scara kuwantitas & kualitas, krn kami bxk menggunakan strategi khusus pd siswa khususnya & pd masyarakat umumx dan jga kami bxk menawarkan program pada mreka, alhamdulillah smp saat inismua program it ttap brjalan, tp hx sj kami mngalami sdikit prblem dkeuangan untuk prgram siswa it. oleh krrnax kpn bosda thap 2 yg mw dcairkan?

  9. lembaga kami diniyah takmiliyah tarbiyatul mubtadiin montorna sumenep madura tidak pernah dapat bosda, piagam udah habis tahun 2015 ini,

  10. Assalamu alaykum,,,,, kenapa di madrasah kami bosda gak turun2,,,, kasihani sekolah kami

  11. Kapan bosda madin tahun 2015 di cairkan

  12. Abp apa sieh

  13. Kami harap bosda 2015 cepet turun , kami selaku guru turut prihatin yayasan madrasah tempat lembaga penyebaran ilmu syaria’at , jdi dg hormat tolong cepat dicairkan , trimakasih

  14. ass. bosda madin kabupaten pasuruan tahun 2015 ada 5 kecamatan yg blm cair mulai bulan januari. ada indikadi dpkd kab pasuruan tdk mau mencairkan terkait permendagri thn 2015. tlg d bantu proses pencairannya. trims. wass.

  15. Ribuan Madin Di Bangkalan Menunggu Dana BPPDS yang Belum cair
    Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru swasta.(BPPDS) dulu Bosda Madin sampai saat ini belum cair. BPPDS yang dananya bersumber dari dana hibah Pemrop jatim sebesar Rp 9,1 Milyar itu biasanya menjelang bulan suci Romadhan sudah cair. Belum cairnya dana tersebut karena masih menunggu SK dari Bupati Bangkalan, RK Muhammad Makmun Ibnu Fuad. Kalau masalah tehnis pencaiaran bantuan BPPDS ini di Dinas pendidikan, kami di Kemenang hanya sebantas mengusulkan Madin yang akan menerima bantuan itu, infonya untuk pencaiarannya masih menunggu SK dari pak Bupati,” kata Kasie pondok Pesanten dan Madrasah Diniyah, Kemenag Bangkalan, Wafir Selasa (30/06/2015)

    Dijelaskan dia, jumlah seluruh Madrasah Diniyah di kabupaten bangkalan ada sebanyak 1.155 Madin, namun dari jumlah tersebut Madin yang memperoleh Bantuan dana BPPDS sebanyak 1.125 “Ada sekitar 30 Madin yang tidak menerima bantuan BPPDS karena tidak memenuhi persyaratan,” jelas Wafir.

    Lebih lanjut Wafir menjelaskan, jika dibandingkan dengan penerimaan dana BPPDS tahun 2014 lalu, jumlah Madin yang menerima bantuan dana tersebut lebih banyak. “Kalau pada tahun 2014 lalu ada sekitar 1.101 Madin, ada penambahan 24 lembaga penerima pada tahun 2015 ini,” pungkasnya. (hib/shb)

    Mohon maaf saya mengambil berita dari Radar Madura, Jadi kapan pencairan Bosda Madin Untuk Kab. Bangkalan, Mohon penjelasaanya Terima Kasih

  16. utk kab.situbondo bosda untuk guru swasta dan siswa madin tidak kunjung dapat di carikan solusinya .sudah banyak temen2 lembaga yang sudah berKEMENKUMHAM sebagai prasyarat dengan terbitnya permen tentang bansos yang harus ber BH ( badan Hukum )
    namun setelah di siapkan dengan lembanga atau madrsah dan pondok sudah ber BH sekarang harus sudah berumur Tiga tahun.hal ini tdak bisa karna semua lembaga masiH Baru mengurusnya.bagaimana jalan keluarnya.

  17. waaah kalau bosda nda’ di cairkan jangan pemerintah,memberi harapan pada lembaga madin,kasian tinggal berharap,menunggu,lembaga madi itu mendidik ilmu agama bagi anak bangsa,tapi sayang perhatian pemerintah tidaklah sama dengan lembaga lembaga lain(formal),bagaimana agama bisa kuat,dan tangguh serta berilmu,janganlah di persulit dengan macam – macam alasan yang tidak masuk akal,daripada uang negara di korupsi tikus berdasi lebih baik berikan kepada lembaga yang membutuhkan(madin).

  18. waaah kalau bosda nda’ di cairkan jangan pemerintah,memberi harapan pada lembaga madin,kasian tinggal berharap,menunggu,lembaga madin itu mendidik ilmu agama bagi anak bangsa,tapi sayang perhatian pemerintah tidaklah sama dengan lembaga lembaga lain(formal),bagaimana agama bisa kuat,dan tangguh serta berilmu,janganlah di persulit dengan macam – macam alasan yang tidak masuk akal,daripada uang negara di korupsi tikus berdasi lebih baik berikan kepada lembaga yang membutuhkan(madin).

  19. Mohon untuk ditindak lanjuti. Bosda madin di probolinggo hanya sbagian yg cair. Hnya 50% saja yg dicairkan. Bahkan ada kecamatan yg 100% tdk cair dg alasan terlambat data.
    Info sementara dana bosda ditahan di bank jatim. Mohon dikoreksi bagi yg berweweng dalam urusan bosda 2016 krn kasian yg tdk dapat. Mereka sudah berlomba2 jual harta bendanya untuk mmbuat menkumham namun akhir tdk dapat. Trimksih

  20. Apa yg salah dg madin?
    Sehingga pemerintah seakan menganaktirikan madin, guru2 madin lebih sering di pandang sebelah mata oleh pemerintah, katanya ingin membentuk pendidikan berkarakter?
    Pendidikan berkarakter yg sebenarnya adalah pendidikan di madin, bukan di lembaga2 formal,

  21. Kapan sih bosdana itu cair?

  22. kapan bosda madn probolinggo cair ?

  23. assalamu’alaikm,kapan kepastian pencairan bosda madin/bppdgs Bangkalan tahun 2016?

  24. assalamu’alaikm
    Ratusan madrasah diniyah (madin) kini tengah menunggu cairnya dana Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDS) Tahun anggaran 2016.
    Dana yang dulunya dikenal Bosda Madin itu seharusnya sudah cair sebelum bulan Ramadan, namun hingga kini belum juga cair-cair,
    Penyebab belum cairnya dana yang sangat dibutuhkan para siswa dan guru madin tersebut entah karena apa kok sampai akhir september 2016 ini belum cair juga ada apa sebenarnya ! Bingung

  25. HELLOW MANA JAWABANNYA KOK DIAM AJA, KALAU BEGINI CARANYA RAKYAT SEMAKIN TIDAK PERCAYA KEPADA PEMERINTAH

  26. PEMERINTAH RI ( TERKHUSUS PROVINSI JAWA TIMUR ) KOCLOK

  27. Kpan pencairan BOSDA / BPPDGS cair untuk wilayah situbondo dan sekitarnya mohon penjelasan.
    kita cuman di PHP in trus.
    katanya kab situbondo dana BPPDGS mau cair sebelum ramadhan tapi mana ada laporan sesudah ramadha sampai sekarang gk ada…
    mohon di jelaskan.

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim