SBY: Museum Mojopahit Trowulan Jadi Inspirasi Kebesaran Indonesia

Gapura Bajang Ratu, Trowulan, Mojokerto

Museum Majapahit, Trowulan Kabupaten Mojokerto memiliki berbagai artefak dan puluhan situs arkeologi bukti nyata kebesaran kerajaan Majapahit di masa lalu tersebut diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia di masa sekarang.

Hal ini ditegaskan oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat melakukan kunjungan kerja ke Museum Trowulan Kabupaten Mojokerto yang didampingi oleh Ibu negara Ani Yudhoyono, Jumat (3/1) sore.

Presiden SBY yang didampingi oleh Gubernur Jatim, dan beberapa menteri seperti Menteri pendidikan dan kebudayaan M Nuh, Menteri Agama, Kapolri Jendral Sutarman, dan Panglima TNI Jendral Moeldoko menjelaskan, Kerajaan Majapahit memiliki tata pemerintahan yang modern dijaman abad 14.

Tata pemerintahan yang dimaksud yakni terdapat manajemen pemerintahan, struktur pemerintahan, hubungan internasional yang sudah berkembang jaman tersebut. Kerajaan Majapahit menjadi inspirasi tersendiri bagi Indonesia ke depan. “Seharusnya tempat ini menjadi inspirasi bagi kita. Di abad 14 Majapahit sudah berjaya, abad 21 mestinya Indonesia lebih berjaya lagi,” ujarnya.

Menurutnya, obyek Wisata Museum Majapahit adalah wisata sejarah yang luar biasa, sekaligus dapat menjadi studi sejarah yang akan didatangi oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Untuk itu, ia berpesan kepada pihak yang terkait untuk sabar dan tekun.

Maka itu, Presiden SBY berpesan kepada Gubernur Jatim dan Bupati Mojokerto untuk memastikan proses restorasi Kerajaan Majapahit ini dapat berjalan dengan baik. Kalau ini bisa menjadi cagar budaya dan wisata sejarah yang besar dan tinggi, kesejahteraan masyarakat di sekitar tempat ini tidak boleh dihiraukan.

“Wisata sejarah ini ya untuk sejarah, untuk warisan, untuk Indonesia masa depan, sekaligus harus mendatangkan kesejahteraan, rejeki bagi saudara-saudara kita yang tinggal di sini. Mudah-mudahan tahun 2017 bisa selesai,” tegasnya.

Dalam pantauan di lapangan, Presiden SBY dan Ibu negara Ani Yudhoyono meninjau situs rekonstruksi rumah Mojopahit yang memperlihatkan sisa bangunan pemukiman kuno yang telah maju. Bangunan yang terbuat dari bahan bata ini dulunya berada di ketinggian 41,49 meter di atas permukaan laut yang orientasinya mengarah ke Timur Laut-Tenggara. Selain itu, SBY juga diperlihatkan maket pengembangan setiap gugus situs sehingga akan lebih layak dijadikan objek wisata.

Adapun situs lain yang turut ditinjau Kepala Negara adalah Arca Wisnu Naik Garuda yang menggambarkan cerita Garudeya asal mula Garuda menjadi kendaraan Dewa Wisnu. Diperkirakan, arca yang terbuat dari batu andesit merah yang langka ini berasal dari relung utama percandian belahan dan diduga sebagai arca perwujudan Raja Airlangga.

Sementara itu Gubernur Jatim, Soekarwo mengatakan, kerajaan Majapahit merupakan kerajaan yang dapat menyatukan berbagai keragaman budaya di tanah air dan juga menjadi dasar terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pemprov Jatim berkewajiban menjaga dan melestarikan situs peninggalan Majapahit agar menjadi pelajaran dan kebanggaan bagi bangsa.

Berbagai upaya dilakukan Pemprov Jatim agar situs berukuran 11 x 11 kilometer di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto terjaga. Salah satunya dengan mendaftarkannya ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) sebagai salah satu situs sejarah warisan dunia.

Saat ini juga tengah dilakukan restorasi 296 bangunan rumah di Desa Bejijong agar menyerupai bangunan rumah di zaman Majapahit. Biaya restorasi setiap rumah tersebut mencapai Rp 20 juta hingga Rp 25 juta.

Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim itu mengharapkan, situs Majapahit tidak hanya menjadi pusat informasi sebagaimana yang dilakukan Direktorat Jendral Pariwisata dan Kebudayaan selama ini. Keberadaan situs ini harus mempunyai makna lebih luas lagi bagi generasi muda.

“Pemprov akan menjadikan situs tersebut sebagai sarana belajar bagi generasi muda agar mereka tahu kebesaran Kerajaan Majapahit dan bangga atas budaya bangsanya,” ujarnya.

(sumber: jatimprov.go.id)

4 Komentar Pembaca

  1. Hormat dan salut untuk Pemerintah pusat ,juga Pak de karwo beserta jajarannya…..mengutuk keras untuk para pejabat di kabupaten Mojokerto yang tidak peduli dengan harta karun nusantara tempat lahir dan mati mereka …….!

  2. saya sudah gak sabar lagi menanti selesainya hasil restorasi situs majapahit…

  3. sebagai warga ds. jatipasar saya turut mendukung.

  4. SBY: Museum Mojopahit Trowulan Jadi Inspirasi Kebesaran Indonesia.Hubungi juga http://klikgardaoto.com/

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim