Pakde Terima DIPA 2014 dari Presiden SBY

Gubernur Jatim Pakde Karwo Menerima DIPA Tahun Anggaran 2014 Yang Diserahkan Langsung Oleh Presiden RI di Istana Negara Bogor.

Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran (TA) 2014 yang diserahkan langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara Bogor, Selasa (10/12).

Direncanakan, Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim akan menyerahkan DIPA ini kepada pemerintah kabupaten/kota dan lembaga vertikal di tingkat Provinsi Jatim pada 17 Desember mendatang di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Total DIPA TA 2014 yang diserahkan SBY kepada Pakde Karwo sebesar Rp. 89.188.060.514.551 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari DIPA untuk Pemprov Jawa Timur sebesar Rp. 6.991.876.499.898 triliun, DIPA untuk pemkab/kota se-Jatim sebesar Rp. 48.407.740.226.653 triliun, dan DIPA untuk kementrian/lembaga dan satuan kerja di Jatim sebesar Rp. 33.788.443.788.000 triliun.

Secara keseluruhan, Total DIPA 2014 meningkat sebanyak Rp. 4.831.060.514.551 triliun dibandingkan DIPA TA 2013 yang mencapai Rp. 84.357.000.000.000. Tahun lalu, Pemprov mendapat DIPA sebesar Rp. 6.540.000.000.000,- triliun, Satker Vertikal Kementrian/Lembaga memperoleh DIPA sebesar Rp. 30.005.000.000.000 triliun, dan DIPA untuk Kabupaten/Kota sebesar Rp. 43.965.000.000.000,- triliun.

Pada kesempatan itu, SBY mengingatkan kepada seluruh penerima untuk mengelola anggaran secara tepat, transparan dan akuntabel. Tujuannya agar mencegah terjadinya penyimpangan pengelolaaan anggaran yang menjadi celah terjadinya korupsi. “Cegah.. sekali lagi saya tegaskan, cegah terjadinya penyimpangan anggaran” himbaunya.

Gubernur Jatim Pakde Karwo Berdialog Dengan Menkopolhukam dan Ketua DPR-RI Seusai Menerima DIPA Tahun Anggaran 2014 di Istana Negara Bogor

Disampaikannya, pembelanjaan pemerintah (government spending) adalah komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu, pembelanjaan negara harus benar-benar tepat sasaran. SBY juga mengingatkan agar para penerima DIPA untuk selalu berkonsultasi dengan lembaga-lembaga yang kompeten, seperti BPKP jika terjadi keraguan dalam pengelolaan anggaran.

“Filosofi kita adalah mencegah agar jangan sampai terjadi kesalahan. Saya ingin negara ini makin tertib, bersih dari korupsi, pemberantasan korupsi berjalan baik agar tidak menimbulkan hal yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan di negeri ini” tutupnya. .

Sebelum penyerahan DIPA TA 2014, Pakde Karwo lebih dahulu mengikuti puncak peringatan Hari Anti Korupsi dan Hari Hak Asasi Manusia se-dunia di Istana Negara Jakarta dan Rapat Kerja Gubernur (Rakergub) se-Indonesia pada Senin (9/12) di Hotel Arya Duta Jakarta.

(Sumber: Biro Humas Jatim)

Komentar Pembaca

  1. Semoga Jawa Timur tetap semangat dan maju menjadikan Negara Indonesia tambah makmur, Aman dan Selamat dari segala bahaya ……………………Amin Ya Allah

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2018. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim