Rektor PTN se-Jatim Dukung Hasil Konvensi UN

Ujian nasional (foto: VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Jawa Timur yang tergabung dalam Paguyuban Rektor PTN Jatim mendukung hasil Konvensi Ujian Nasional, meski hasil konvensi itu memerankan perguruan tinggi negeri dan swasta dalam pengawasan percetakan dan distribusi soal UN.

“Sebagai bagian dari pemerintah, kami mendukung hasil Konvensi UN itu, kalau pun tekniknya ada kekurangan, maka kekurangan itu perlu diperbaiki,” kata Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr H Fasich Apt di Surabaya, Senin.

Selaku tuan rumah pada pertemuan yang dihadiri sembilan rektor PTN se-Jatim, kecuali Unesa, serta pembantu rektor I, II, dan III se-Jatim, ia mempertimbangkan kredibilitas SMA/SMK/MA untuk mengakomodasi pemanfaatan nilai UN sebagai alat masuk PTN.

“Itu (pemanfaatan nilai UN sebagai alat masuk PTN) menunggu kredibilitas. Kalau (sekolah) itu kredibel, tentu akan kami terima,” katanya didampingi wakil rektor I, II, dan III Unair Surabaya tentang 27 poin hasil Konvensi UN yang tetap mengamanatkan pelaksanaan UN.

Dalam pertemuan sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB itu, para rektor dan pembantu rektor se-Jatim itu juga membahas masalah SNMPTN, SBMPTN, kuliah kerja nyata bersama di Pulau Mandangin, Sampang, UKT, dan rintisan transfer perkuliahan “U to U” (antar-universitas) untuk skala nasional dan internasional.

“Untuk kerja sama transfer perkuliahan secara regional sudah ada pengalaman Universitas Trunojoyo Madura dengan Universitas Brawijaya Malang yang mahasiswanya sudah bisa saling transfer,” kata Prof Fasich.

Sementara Unair sendiri memiliki pengalaman “U to U” dalam skala ASEAN, karena Unair sudah tergabung dalam “ASEAN University Network” (AUN) bersama UI, UGM, dan ITB. “Anggota AUN ada 27 universitas se-ASEAN,” katanya.

Menurut dia, pengalaman transfer perkuliahan dalam skala regional dan ASEAN itu akan dikembangkan untuk sembilan PTN se-Jatim. “Kami ingin PTN di Jatim itu maju bersama, sehingga tidak ada kesenjangan dan sama-sama siap menyambut ASEAN Community,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengundang PTN se-Jatim untuk menjadi peninjau dalam pertemuan AUN di Unair pada Maret 2014. “Tentu pengalaman serupa juga dimiliki ITS, IAIN, Unesa, Universitas Negeri Jember, Universitas Negeri Malang, UIN Malik Ibrahim Malang,” katanya.

(Sumber: antarajatim.com)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim