Rasiyo : Kebijakan Pemprov Jatim Banyak Yang Berpihak Kepada Petani

Ilustrasi (Foto: 3.bp.blogspot.com)

Kebijakan Pemprov Jatim banyak yang berpihak kepada petani. Tujuan kebijakan tersebut untuk mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

“Kebijakan Pemprov Jatim banyak yang berpihak kepada masyarakat petani yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan petani. Kebijakan bantuan pupuk, benih dan pendanaan,”kata Sekretaris Daerah Jatim Dr.H.Rasiyo saat Pembukaan Rapat Persiapan Pekan Daerah Kebijakan Adeaptasi Perubahan Iklim (Climate Change) Jatim di Batu, Rabu (21/3).

Kebijakan tersebut menurut Rasiyo, dapat disampaikan pada saat Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke 14 Se Indonesia yang digelar di Jatim pada tahun 2014. Yang sebelum digelar di tingkat nasional akan digelar Pekan Daerah (PEDA) KTNA pada bulan April tahun 2013 yang merupakan prototype penyelenggaraan PENAS ke 14.

Pada PEDA nanti, Rasiyo minta difokuskan pada tiga kegiatan utama, yakni ekspose hasil pembangunan pertanian, proses belajar di lapangan dan forum pembahasan isu pembangunan pertanian melalui kegiatan pertanian akan ditampilkan produk-produk unggulan. “Kinerja UKM dan inovasi yang dihasilkan oleh masyarakat pertanian di Jatim baik dari unsur pemerintah maupun swasta.

Oleh karena itu pilihan KTNA Jatim yang ingin mewujudkan TRI Sukses PEDA sudah sangat tepat”katanya. Tri Sukses Peda mempunyai tujuan untuk mewujudkan sukses alih pengetahuan tekhnologi dan informasi, sukses membangun kelembagaan dan jejaring bisnis serta sukses menumbuhkan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian.

Kebijakan pemprov dengan memberikan kredit tanpa bunga kepada petani yang bernama Paket Kredit Untuk Masyarakat Ingin Sejahtera (Pak Kumis) dari Bank UMKM Jawa Timur. Pemprov Jatim melalui Bank UMKM Jatim ingin membantu dan memberdayakan masyarakat Jatim dengan dibentuknya program Pak Kumis ini.

Program ini memberikan kredit maksimal sebanyak Rp 2,5 juta kepada masyarakat terutama yang sangat membutuhkan tetapi tidak mempunyai jaminan (agunan).

“Jika bank thithil memberikan bunga hingga 120 persen, program Pak Kumis ini hanya 6 persen setahun.Ketika hasil Panen dijual untuk menanam kembali dikarenakan harga beras turun petani bisa mengajukan pinjaman kepada Bank UMKM untuk menanam kembali,” ujarnya.

Dengan pertumbuhan di Jatim lebih dari 6% pada tahun 2012 dan Jatim 7,27%, Indonesia juga terus menjaga kualitas poembangunan yang ramah lingkungan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan. Respon Indonesia terhadap perubahan iklim secara sukarela berkontribusi aktif untuk menurunkn emisi gas rumah kaca dan melakukan implementasi program adaptasi melalui beberapa cara.

“Usaha meminimalkan dampak perubahan iklim merupakan targaet nasional dalam mencapai target pembangunan millennium (MDGS). Merespon perubahan iklim melalui aktifitas mitigasi dan adaptasi sangatlah penting sehingga diperlukan perubahan perilaku dan adanya pembangunan berbasis rendah karbon serta memelihara sumber daya alam,” tegas Rasiyo.

Gayung bersambut, Kepala Administrasi Sumber Daya Alam Drs.Agung Harianto, Msi sangat mendukung pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan faktor lingkungan. Sehingga pertumbuhan ekonomi diduga menjadi penyebab kerusakan lingkungan.

“Oleh karenanya digelar rakor untuk menyamakan visi,misi dan keterpaduan dalam pelaksanaan kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembangnjan yang ramah lingkungan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan dan pertanian,” tegasnya.

(Humas Setdaprov. Jatim/May /Sulthon)

Komentar Pembaca

  1. Kepada
    Yth. Bapak gubernur Jatim
    Di surabaya

    Salam silatur rohim semoga tetap terlimpahkan kepada kita semua Amin ….
    Yang Terhormat Bapak Gubernur
    mohon bantuan untuk usaha home industri di desa kami. yaitu membuat dan menjahit bahan dasar songkok

    dari kelompok masyarakat keben makmur,
    alamat desa keben kecamatan turi kabupaten lamongan

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim