Gubernur Sambut Baik Tawaran Kerjasama India

Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo dan Dubes India, Mr. Gurjat Singh saat bertukar cindera mata di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (14/3).

Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo menyambut baik tawaran kerjasama dari India. Kerjasama yang ditawarkan adalah pembangunan infrastruktur, pelatihan skill dan manajemen, serta beasiswa pendidikan.

“Kami menyambut baik tawaran ini, India memiliki track record kerjasama yang baik dengan Indonesia, dan Jatim pada khususnya” ujarrnya saat menerima kunjungan kerja Dubes India, Mr. Gurjat Singh beserta rombongan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (14/3).

Pakde Karwo, sapaan lekatnya mengatakan, selama ini Jatim dan India telah memiliki hubungan kerjasama di bidang investasi dan perdagangan yang cukup baik. Total investasi India di Jatim sampai saat ini mencapai sekitar USD 200 Juta. Beberapa pabrik milik mereka tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Jember.

Sedangkan di bidang perdagangan, ekspor Jatim ke India antara lain makanan dan minuman, perhiasan, mebel, buah-buahan, non migas, barang elektronik, kertas dan karton. Sementara Impor dari India seperti tekstil, otomotif, dan rokok.
Mengenai kerjasama beasiswa pendidikan dan transfer teknologi, Pakde Karwo mengatakan, detailnya akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan selanjutnya di Hotel Sheraton Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Duta Besar India, Mr. Gurjit Singh mengaku sangat terkesan dengan berbagai kemudahan investasi di Jawa Timur. Seperti perijinan yang cepat, ketersediaan lahan, dan kualitas Sumber daya manusia. Berbagai kemudahan itu membuatnya yakin bahwa Jatim adalah tempat yang paling strategis dan potensial untuk berbisnis.

“Terima kasih atas keramahan, kemudahan administrasi, kebijakan yang baik, dan kelengkapan fasilitas berbisnis di sini. Oleh sebab itu, saya kembali datang kesini bersama rombongan delegasi Forum Bisnis India,” ujarnya.

Tak hanya itu, Gurjat Singh juga menawarkan kerjasama dalam pendidikan dan transfer teknologi, khususnya di bidang Teknologi Informasi (TI). “India memiliki kampus TI yang berkualitas, seperti Indian Institute of Technology di Bombay, dan perusahaan TI yang termasuk terbesar di Asia, yaitu Tata Consultancy Service yang perwakilannya hadir disini. Kami akan memberikan beasiswa pendidikan bagi Jatim,” tuturnya.

Pertemuan tersebut dihadiri rombongan delegasi yang terdiri dari empat belas orang perwakilan perusahaan-perusahaan terbesar di India. Diantaranya, Essar Projects, Bharat Heavy Electrical Limited, Bank of India Indonesia, Ames International, Solid Black Gold, Trimex Group, Tata Consultancy Service, dan Kadin India.

Beberapa perusahaan-perusahaan tersebut sudah memiliki cabang di Indonesia, dan ada sebagian yang belum. Kedatangan mereka untuk memperkuat investasinya sekaligus melihat peluang bisnis lainnya di Jatim.

(Humasjatim: Adit/Rizal/Asikin)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2018. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim