Sekdaprov Rasiyo : Pagelaran Seni Wayang Kulit Memperkuat Jatidiri Bangsa

Wayang kulit

Pagelaran wayang kulit akan memperkuat jati diri bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembentukan kareakter tersebut karakter asli bangsa Indonesia yang penuh sopan santun dan saling menghormati orang lain tidak akan punah.

Pernyataan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Dr. H. Rasiyo itu disampaikan saat pembukaan Pagelaran Seni Wayang Kulit di Taman Budaya Genteng Kali Surabaya, Sabtu (12/1).

Menurutnya, pagelaran wayang kulit ini adalah apresiasi kesenian tradisional seperti halnya pertunjukan Ludruk, Ketoprak dan kesenian asli Indonesia. Pagelaran tersebut harus dilakukan oleh tiap pemerintah kabupaten dan kota se Jatim.

“Pemerintah kabupaten dan kota harus membuat pertunjukan wayang kulit atau kesenian lainnya sebagai bentuk apresiasi seni budaya Indonesia. Tujuannya untuk memperkuat dan membentuk jati diri bangsa Indonesia,”katanya.

Rasiyo mengingatkan, pada beberapa waktu yang lalu kekayaan budaya Indonesia sudah banyak diakui oleh negara lain seperti halnya kesenian reog. Jangan sampai hal itu terulang kembali, caranya masyarakat Indonesia terutama di Jatim untuk terus melestarikan budaya Jawa dengan sering melakukan pertunjukan kesenian dan kebudayaan.

“Kita jangan protes setelah ada pengakuan dari bangsa lain yang mengakui kesenian Indonesia. Karena kita tidak pernah menghargai dan melestarikan budaya adi luhung bangsa,” kata Rasiyo mengingatkan.

Terkait dengan falsafah pagelaran wayang kulit, Rasiyo mengatakan, ini adalah bentuk dari perwujudan seni yang di dalamnya ada kepekaan rasa. Keseimbangan aspek intelegensi dan rasa akan mengontrol emosi sehingga akan terwujud manusia asli Indonesia yang santun.

Sementara itu dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Dr.H. Jarianto Msi mengatakan, pagelaran wayang kulit yang menampilkan dalang Ki. Tantut Sutanto dari Malang mengambil lakon Duryudono Gugur. “ Pagelaran perdanan ini untuk menandai dimulainya program kegiatan UPT Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim,”katanya.

(Sumber: Humas Pemprov Jatim)

Komentar Pembaca

  1. seni wayang itu menurut saya harus lebih banyak di pelajari,karena itu adalah salah satu kebudayaan indonesia yg jarang kita temukan di negara lain. :) ;)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim