Pemkab Lumajang Gagas Kampung Batik

ilustrasi: anaksemeru.blogspot.com

Batik Lumajangan dengan motif dan corak yang khas belakangan terus menggeliat. Kelompok pengrajin terus bermunculan hingga Pemkab Lumajang pun mengagas dibentuknya Kampung Batik.

Ir Indah Amperawati Masdar, MM Kepala Bappekab Lumajang ketika dikonfirmasi Sentral FM Lumajang, Selasa (11/12/2012) siang, mengungkapkan jika potensi kerajinan batik khas Lumajangan ini, memang terus meningkat. “Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya permintaan kerajinan batik khas Lumajangan ini dari berbagai daerah.

“Termasuk, para pengerajin batik di Lumajang ini juga sudah mengirim produknya ke luar negeri, seperti ke Malaysia. Meningkatnya permintaan inilah yang memacu para pengrajin untuk terus berkembang. Bahkan, jumlah pengerajin batik saat ini sudah mencapai ratusan orang yan tersebar di berbagai wilayah Kecamatan,” kata Ir Indah Amperawati Masdar, MM.

Adik DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang ini menyebutkan, jika awalnya pengerajin produk batik ini hanya di daerah tertentu, seperti Kecamatan Sukodono, Yosowilangun dan Kunir saja, kini telah merambah Kecamatan lainnya.

“Bahkan di Dusun Genitri, Kecamatan Rowokangkung yang berbatasan dengan Kabupaten Jember mulai muncul sebagai sentra kerajinan batik. Dan, daerah-daerah inilah yang kemudian muncul sebagai Kampung Batik di Lumajang,” bebernya.

Di Kampung Batik ini, terdapat beberapa kelompok pengerajin yang bekerja kreatif untuk mengembangkan kerajinan batik. Namun, yang menjadi persoalan adalah industri kreatif berupa kerajinan batik ini, masih perlu dukungan melalui even promosi ujtuk memperkenalkan produknya.

Dan, sejauh ini menurut Ir Indah Amperawati Masdar, MM, Pemkab Lumajang getol mempromosikan Batik Lumajangan dalam berbagai even. Salah-satunya, dengan mewajibkan PNS di lingkungan Pemkab Lumajang untuk mengenakan Batik Lumajangan di hari tertentu kerja.

Tidak hanya itu saja, jajaran Kepala Desa, RT dan RW juga diberikan seragam Batik Lumajangan sebagai ajang untuk memasyarakatkan produk kerajinan khas Kota Pisang ini.

3 Komentar Pembaca

  1. Batik harus dilestarikan, kalau bukan masyarakat Indonesia yang melestarikannya, lama kelamaan batik akan dilupakan oleh generasi penerus.

    http://www.batiktulis.net

  2. Pemerintah juga harus membantu mengembangkan Batik agar batik tidak di lupakan anak muda .

  3. Memakai batik adalah nguri uri kebudayaan atau warisan leluhur kita

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim