Kawasan Industri Utara Surabaya Bisa Macet Total Tahun 2016

ilustrasi: metrotvnews.com

Kawasan Industri Utara Surabaya bisa lumpuh akibat kemacetan total pada tahun 2016 bila tidak dibangun jalan simpang susun. Ini diungkapkan Kody Lamahayu Fredy Ketua DPC Khusus Organda Tanjung Perak di sela Cangkrukan Polmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Ini karena proses pembangunan Pelabuhan Teluk Lamong yang dimulai sejak tahun 2010 akan tuntas pada akhir tahun 2013 sehingga di tahun 2014, pelabuhan itu akan beroperasi sebagian. Bersamaan dengan itu, Pelabuhan di Socah, Bangkalan, Madura juga mulai beroperasi.

Kemungkinan di tahun 2016, kata Kody, bisa terjadi kemacetan total karena meningkatnya arus tranportasi di dua pelabuhan baru itu. Dari data Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur, pengoperasian Pelabuhan Teluk Lamong diperkirakan terjadi peningkatan muatan 300 ribu ton perhari dan kargo sebanyak 500 boks kontainer perhari.

Suban Wahyudiono Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan menjelaskan Gubernur sudah mengajukan pembangunan jembatan layang untuk akses langsung Teluk Lamong ke Romokalisari. “Sudah diajukan, tapi belum ada jawaban dari pemerintah pusat,” kata dia.

Menurut Kody, pembangunan satu ruas jembatan layang itu tidak cukup. Secara bertahap harusnya dibangun jalan simpang susun yang menghubungkan kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan Teluk Lamong dengan kantong-kantong industri seperti Rungkut, Dupak, Kalianak, dan Margomulyo.

Jika tidak dibangun, Kody khawatir ancaman macet total di 2016 bakal terealisasi. suarasurabaya.net

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim