Eropa Krisis, Ekportir Hasil Laut Galau

ilustrasi

Produsen hasil perikanan, PT Kelola Mina Laut (KML) mencatat penurunan pertumbuhan ekspor ke wilayah Eropa seiring krisis ekonomi yang melanda wilayah tersebut. Presiden Direktur KML, Mohammad Nadjikh mengatakan pada saat sebelum krisis, pertumbuhan pengiriman ekspor ke negara-negara eropa mencapai sekitar 30-40 persen tiap tahunnya.

“Saat ini pertumbuhannya hanya sekitar 10 persen saja. Karenanya kami kini fokus memperkuat pasar domestik untuk memasarkan produk kami,” ujarnya di sela CEO Forum yang digelar Magister Manajemen Universitas Airlangga di Hotel Bumi Surabaya.

Ia menambahkan, pasar domestiksebenarnya saat ini cukup menarik untuk dimasuki. Banyak perusahaan asing menurut Najikh yang menjual produk hasil lautnya ke Indonesia.

“Orang lain banyak masuk ke Indonesia, tapi pengusaha kita lebih banyak ekspor, ini kan salah kaprah. Karenanya kami akan memperkuat pemasaran di pasar domestik. Namun kami juga menghimbau kepada pemerintah agar menyediakan manajemen stok yang bagus bagi industri pengolahan hasil laut, seperti halnya Bulog di bidang pertanian,” katanya.

Sementara itu, Direktur KML, Winardi Prima, mengatakan saat ini lebih dari 90 persen penjualan perseroan masih mengalir ke pasar luar negeri dengan permintaan tertinggi berasal dari Amerika dan Jepang. “Ke depan, kami akna kembangkan pasar Afrika untuk menjadi negara tujuan ekpor. Pasar Afrika memang belum tersentuh. Belum semua komoditi masuk ke sana. Karena itu, prospeknya masih sangat cerah untuk ekspansi ekspor,” kata Prima.

Ia menambahkan, saat ini KML memiliki kapasitas produksi antara 2 ribu-3 ribu ton ikan per bulan. KML merupakan eksportir produk laut terbesar di Indonesia. kabarbisnis.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2018. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim