Kamis, 23 Oktober 2014

10 Desa di Lamongan Jadi Percontohan Desa Elektronik

ilustrasi: lamongan shore base

Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tahun 2013 mendatang akan memulai program Pengelolaan Administrasi Desa Elektronik (PADE). Semua data potensi desa baik berupa data administrasi pertanahan maupun kependudukan akan terdokumentasi secara digital lewat program itu.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Kabupaten Lamongan Mohammad Nalikan menyatakan tahap awal dipilih 10 desa sebagai percontohan. Selanjutnya secara bertahap, 472 desa dan kelurahan akan terlayani program ini. Diharapkan data yang disediakan desa akan aktual dan valid serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, ujarnya.

Sebanyak 10 desa yang dijadikan proyek percontohan ialah Desa Brengkok (Kecamatan Brondong), Latuan (Karanggeneng), dan Balon (Turi), Desa Dinoyo (Deket), Priyoso (Karangbinangun), Cangkring (Bluluk), Pule (Modo), Banyubang (Solokuro), Sukolilo (Sukodadi), dan Desa Sumengko (Kedungpring). Sebelumnya ada studi banding ke Desa Ngunut, Kecamatan Babatan, Kabupaten Ponorogo.

Pengelolaan Administrasi Desa Elektronik dikonsentrasikan untuk penataan administrasi kependudukan, pelayanan masyarakat, dan pertanahan. Program itu juga bisa untuk mendukung data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), profil desa yang berisi seluruh potensi unggulan desa serta data pertanahan.

“Kami berharap nantinya pelaksanaan seluruh pendataan di desa yang selama ini masih manual dengan data yang kurang akurat akan bisa lebih baik,” tutur Nalikan.

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2014. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim