Jatim Tawarakan Dolomit dan Ekstrak Mangga ke Australia

ilustrasi: bappeda.jatimprov.go.id

Pemprov Jawa Timur merintis hubungan dagang timbal balik Indonesia dengan Australia. Selama ini Australia dikenal sebagai pasar yang sangat protektif terhadap produk-produk peternakan dan perkebunan dari luar. Setiap produk yang masuk ke pasar Australia harus punya standar kualitas tinggi yang sering sulit ditembus produsen-produsen Indonesia.

Diawali lobi dagang dengan Pemprov Jawa Timur, akhirnya ada kesepakatan-kesepakatan dagang dengan Australia. Produk yang akan penetrasi ke pasar Australia adalah ekstrak Mangga Probolinggo dan tambang dolomite. Sementara Australia akan memasukkan sapi perah dan teknologi peternakan.

Soekarwo Gubernur Jawa Timur pada suarasurabaya.net mengatakan sudah ada kesepakatan untuk menerapkan teknologi pertanian Australia di Jawa Timur. Ini untuk meningkatkan produk-produk pertanian yang akan diekspor ke Australia. “Kita akan jual produk-produk pertanian olahan kita ke Australia. Itu yang mereka minta,” kata dia.

Tim perunding dagang yang dipimpin langsung Gubernur rencananya akan bertolak ke Australia untuk menindaklanjuti transaksi perdagangan ini. Realisasi awal adalah impor 4.500 ekor sapi Australia ke Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan susu. Sapi-sapi itu akan dikirim ke Jawa Timur menggunakan pesawat dalam waktu dekat.

Sementara itu untuk investasi pertambangan oleh Australia, tegas Gubernur, juga tetap harus mengikuti aturan dan kebijakan Pemprov Jawa Timur, diantaranya tentang bagi hasil dan ketentuan konservasi lingkungan hidup. suarasurabaya.net

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2018. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim