Smelter Dibangun di Jatim

ilustrasi: suarapengusaha.com

Pemerintah memetakan empat wilayah utama untuk dijadikan pusat smelter, yaitu Halmahera, Sumatra Selatan, Bontang, dan Jawa Timur.

Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini menyatakan, saat ini terdapat 185 pengusaha tambang yang sudah mengajukan proposal untuk mendirikan smelter. Namun, pemerintah memetakan wilayah-wilayah utama pembangunan smelter ke dalam empat daerah sesuai kondisi yang ada.

“Kita sudah petakan empat tempat yaitu Halmahera, Sumatera Selatan, Balikpapan, Jawa Timur. Sentra smelter. Di tempat-tempat lainnya itu kecil-kecil,” ungkapnya kala ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

“Kalau Kalimantan karena energi, kalau Sumatera Selatan karena barang tambangnya di situ, Halmahera karena barang tambangnya di situ, Jawa Timur karena sudah ada sekarang. Jadi empat itu,” tambahnya.

Nantinya, penyediaan energi untuk operasional smelter ini ditentukan oleh Kementerian ESDM sesuai dengan kebutuhan, apakah akan menggunakan batu bara atau gas.”Khusus mengenai smelter kami yang akan sediakan adalah primer energinya. Jadi nanti si pihak smelter ini tidak perlu repot-repot menunggu dari PLN. Dia buat sendiri saja, kami kasih batu baranya, gasnya.”

Pembangunan smelter oleh pengusaha tambang ini merupakan kebijakan pemerintah agar industri hilir tambang berkembang, sehingga ekspor barang mineral tambang bukan lagi dalam bentuk barang mentah. inilah.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim