Jatim Tolak 7000 Kontainer Isi Produk Holtikultura Impor

ilustrasi

Pemerintah provinsi Jawa timur telah mengembalikan 7.000 kontainer berisi sayur dan buah impor yang hendak masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Pemerintah akhirnya membatalkan penerapan pelabuhan yang diperkenankan menerima impor produk hortikultura sampai beberapa bulan ke depan. Tapi sebelumnya kita sudah kembalikan 7.000 kontainer yang hendak masuk,” kata Gubernur Jatim Soekarwo di Surabaya.

Sebelumnya pemerintah menunjuk tujuh pelabuhan yang nantinya bisa menerima impor holtikultura, salah satunya Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Namun saat polemik itu muncul, Pemprov Jatim menolak rencana itu, karena dianggap merugikan petani dari Jawa Timur.

Bahkan, ketika mendekati penerapan itu Pemprov melakukan protes ke pemerintah Pusat agar peraturan tersebut tidak diberlakukan lebih dulu. Selama protes itu, katanya, Pemprov sudah mengambil tindakan dengan mengembalikan 7.000 kontainer yang siap siap masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Sebelum mereka masuk maka tindakan tegas harus dilakukan daripada nanti petani kita yang akan menjadi korban,” ujarnya.

Kontainer tidak dikembalikan ke negara asal, melainkan dikembalikan ke pelabuhan tujuan awal, seperti Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta.

Bila dikembalikan ke negara asal, menurut Gubernur, membutuhkan dana besar dan bisa merusak kondisi isi kontainer, karena itu dikembalikan ke pelabuhan tujuan awal.

Ditegaskan, meskipun sekarang ditunda penerapan peraturan tersebut, pihaknya tetap konsisten untuk menolak rencana penerapan poeraturan tersebut.

“Pertimbangan utama tidak lain menyelamatkan petani di Jawa Timur, sebab begitu masuk Jatim maka dipastikan sayur sayuran milik petani bakal anjlok harganya,” kata Pakde Karwo, panggilan akrab gubernur Jatim ini. MICOM

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim