Sabtu, 20 September 2014

Kawasan Industri Diperluas

ilustrasi: surabayapost online

Pertumbuhan ekonomi Jatim yang menunjukkan tren positif menjadi harapan negara untuk turut menopang perekonomian dari sisi perindustrian di Pulau Jawa. Menteri Perindustrian MS Hidayat yakin Jatim bisa diandalkan untuk mengembangkan kawasan perindustrian.

MS. Hidayat menuturkan, keberhasilan beberapa kawasan industri serta stabilitas perekonomiannya membuat Jatim menjadi kawasan yang sangat penting untuk pengembangan perindustrian, mengingat kawasan untuk lahan industri yang semakin menipis di wilayah Karawang, Tangerang dan Bekasi.

“Karena kawasan industri Karawang Tangerang Bekasi sudah sold out. Saya sudah sampaikan pada Pak Gubernur, Jawa Timur membutuhkan lahan industri 5000 ha, dan Gubernur meminta itu dipindahkan ke Jawa Timur. Semisal di Amerika, Jawa Timur adalah Chicago, atau kawasan Industri,” kata Hidayat di Banyuwangi.

MS. Hidayat juga mengatakan , ia telah mendapat restu dari Presi den SBY untuk mengembangkan wilayah Jatim sebagai kawasan industri.
“Bapak Presiden mendukung pengembangan industri ini karena industri juga berperan sangat penting bagi perkembangan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur,” katanya.
“Ini sejalan dengan meningkatnya kegiatan ekonomi masyarakat dan pembangunan nasional,” katanya.

Lebih lanjut Hidayat menyebutkan pertumbuhan konsumsi semen saat ini mulai bergeser ke luar Pulau Jawa. Dalam mengantisipasi peningkatan permintaan dari luar Jawa ini, Hidayat menjelaskan perlu adanya kontribusi dari perusahaan semen nasional untuk menjamin pasokan ke seluruh pelosok tanah air.
Hidayat juga meminta, para investor nasional melibatkan pengusaha dan pekerja lokal di setiap pembangunan proyek di daerah.

Sementara itu, terpisah, Soekarwo mengatakan, pihaknya berharap investasi Jatim akan masuk sekitar Rp, 135 trilliun pada tahun 2012 ini Angka tersebut merupakan tolok ukur untuk mencapai target ertumbuhan ekonomi Jatim 2012 yang ditargetkan pada level 7,5%.
Sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW), peruntukan kawasan industri di Jawa timur sekurang-kurangnya seluas 69.742 Ha dibagi menjadi : kawasan industri; kawasan peruntukan industri di luar kawasan industri; dan sentra industri.

Kawasan industri di seluruh wilayah kabupaten/kota di Jatim dengan prioritas pengembangan meliputi: Kabupaten Bangkalan; Banyuwangi; Gresik; Jombang; Lamongan; Malang; Mojokerto; Pasuruan; Probolinggo; Sidoarjo; Tuban; Madiun; dan Surabaya.

Sementara kawasan sentra industri merupakan kawasan yang didominasi oleh industri rumah tangga dan industri kecil untuk dikembangkan dalam bentuk sentra dengan persebaran seluruh wilayah Jawa Timur.
Sedangkan berdasarkan arah pengelolaan, kawasan peruntukan industri harus pula memperhatikan aspek ekologis. Artinya tidak boleh dilakukan pada lahan produktif.Selain itu harus ada pula jalur hijau sebagai penyangga antarfungsi kawasan, sarana dan prasarana industri, serta harus dilengkapi dengan jalan pengantar (frontage road)untuk kelancaran aksesibilitas. surabayapost online

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2014. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim