Lulusan SD Dominasi Tenaga Kerja Indonesia

ilustrasi: riopratomo.com

Lulusan sekolah dasar (SD) mendominasi tenaga kerja Indonesia. Berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan pada Februari 2012, lulusan SD ke bawah mencapai 10,356 juta orang atau 54,48 persen. Diikuti kemudian lulusan SMP sebesar 17,58 persen, lulusan SMA 12,15 persen, lulusan SMK 8,18 persen dan lulusan pendidikan tinggi atau diploma hanya 1,45 juta orang atau 7,61 persen.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur pada Februari 2012 menyebutkan jumlah angkatan kerja mencapai 19,83 juta orang, bertambah sekitar 0,07 juta oran dibanding Agustus 2011 yang sebesar 19,76 juta orang atau lebih rendah 0,42 juta orang dibanding Februari 2011 yang sebesar 20,25 juta orang.

Dari jumlah angkatan kerja itu, 19,01 juta orang diantaranya memiliki pekerjaan. Namun, yang bekerja paling banyak masih berpendidikan SD ke bawah. Sedangkan jika dilihat dari jumlah jam kerja tercatat 12,30 juta orang atau 64,71 persen bekerja diatas 35 jam per minggu. Sementara yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu hanya 6,71 juta orang atau 35,29 persen.

Meski demikian, Irlan Indrocahyo Kepala BPS Jawa Timur mengatakan pada triwulan pertama 2012 ini, situasi ketenagakerjaan di Jawa Timur masih relatif membaik. Walaupun situasi politik kurang kondusif terkait kebijakan pemerintah untuk menaikkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Membaiknya situasi ketenagakerjaan ditunjukkan jumlah angkatan kerja yang lebih banyak dibandingkan angka pengangguran. Jumlah penganggur Februari 2012 hanya 819.460 orang atau turun 26.187 orang dibanding Februari 2011. Tingkat pengangguran terbuka atau perbandingan jumlah penganggur terhadap angkatan kerja sejak Agustus 2010 mengalami penurunan cukup lambat yaitu 4,14 perseb atau 0,07 persen poin hingga 0,02 persen poin.

“Ini berarti suplai tenaga kerja seimbang dengan kebutuhan tenaga kerja. Jumlah pengangguran juga turun,” ujar Irlan pada wartawan, Senin.

Sebagian besar tenaga kerja bekerja di sektor pertanian yaitu 40,41 persen. Disusul dengan sektor perdagangan, jasa kemasyarakatan, industri pengolahan dan konstruksi.suarasurabaya.net

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2018. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim