Kereta Jakarta-Surabaya 8,5 Jam

ilustrasi: kompas.com

Ketika pembangunan jalur rel ganda di lintas utara Jawa selesai tahun 2013, perjalanan kereta Jakarta-Surabaya diharapkan hanya 8,5 jam. Kini, perjalanan kereta Jakarta-Surabaya harus ditempuh dalam 10-12 jam.

Demikian dikatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan, di Jakarta, dalam jumpa pers proyek jalur ganda.

Dengan waktu tempuh 8,5 jam untuk jarak 727 kilometer, kecepatan rata-rata kereta berarti ”hanya” 85,5 kilometer per jam. Sebenarnya kecepatan itu masih rendah dibanding kecepatan kereta di Asia.

Pengamat kereta api Taufik Hidayat mengatakan wajar apabila pemerintah menuntut perjalanan lebih cepat. ”Pasalnya, ada uang rakyat untuk membangun infrastruktur rel,” ujar Taufik.

Tundjung mengatakan, kapasitas lintas di pantai utara Jawa akan naik dari 64 kereta api per hari menjadi 200 kereta api per hari. ”Diharapkan ada perpindahan pengangkutan barang dari jalan menuju kereta api,” ujarnya. Kapasitas kereta api barang akan mencapai 15.000 unit peti kemas 20 kaki per minggu.

Dirjen Perkeretaapian melaporkan, hingga April 2012, realisasi konstruksi proyek rel ganda (432 km) mencapai 6,13 persen dari target 3,10 persen. ”Kami telah mendapat komitmen APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” kata Tundjung.

Ketua Tim Pelaksana Koordinasi Percepatan Pembangunan Jalur Ganda Bambang Susantono mengatakan, proyek diawasi secara elektronik. ”Tinggal dipantau pekerjaan fisiknya dari koordinatnya. Lalu, pemda (pemerintah daerah) juga telah didekati untuk mempercepat proyek,” kata Bambang. kompas.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2020. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim