Ribuan Warga Kota Kediri Masih Buta Aksara

ilustrasi: m.hizbut-tahrir.or.id

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri, Jawa Timur, meminta pemerintah setempat untuk memberi perhatian lebih terhadap masalah pendidikan.

Hal ini menyusul masih banyaknya kasus buta aksara di kalangan warga Kota Kediri.

Sebelumnya dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) wali kota tahun 2011 yang disampaikan di hadapan parlemen pekan lalu, jumlah penduduk Kota Kediri di atas usia 10 tahun mencapai 227.560 jiwa.

Dari jumlah tersebut, ada 5.658 warga yang termasuk dalam kategori buta aksara.

Komisi yang membawahi bidang pendidikan ini mendorong keseriusan pemerintah untuk membuat terobosan program demi peningkatan pelayanan pendidikan bagi masyarakat, khususnya dalam pemberantasan buta aksara.

“Konsep programnya harus jelas dan targetnya juga harus ada agar pada 2013 nanti buta aksara dapat ditekan 60 hingga 70 persennya,” kata Yudi Ayubchan, anggota Komisi C.

Dukungan dari masyarakat, imbuh Yudi, juga diperlukan agar program tersebut dapat berjalan. Sebab, dalam LKPJ tersebut pemerintah menargetkan adanya 2.100 warga yang akan bebas buta aksara pada tahun 2012 ini sehingga masyarakat diharap dapat berperan aktif.

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim