Ekspor Emas Bakal Kian Berkilau

kilustrasi: unikboss.blogspot.com

Tren perdagangan emas dunia yang kian meningkat seiring dengan kian banyaknya masyarakat yang ingin berinvestasi emas kiranya berdampak positif terhadap kinerja ekspor emas perhiasan dan permata Jawa Timur.

Provinsi yang menjadi pusat pengrajin emas terbesar di Indonesia ini memperkirakan kinerjanya hingga akhir tahun bisa melesat lebih tinggi dibanding awal tahun 2012.

“Ekspor emas Jatim saat ini memang sedang berkibar. Ini hasil saat kita pameran emas di akhir tahun lalu. Saat itu kita berupaya mengundang Afrika Selatan, hasilnya sangat memuaskan. Ekspor emas kita sepanjang Januari hingga Februari melesat jauh sekali, naik 9.917% dibanding periode yang sama di tahun lalu,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Budi Setiawan di Surabaya, Rabu (4/4/2012).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, ekspor emas perhiasan dan permata periode Januari hingga Februari mencapai US$233,376 juta, naik 9.917% dibanding Januari-Februari 2011. Pencapaian ini cukup memuaskan karena ekspor emas Jatim selama ini tak sebagus tahun ini. Ekspor emas perhiasan terbesar ke negara Afrika Selatan.

“Ekspor kita ke Afrika selatan memang sebagian besar adalah emas perhiasan. Kalaupun ada komoditas lain seperti furniture, handicraft, garmen, itu sangat kecil,” tegasnya.

Untuk memperbesar realisasinya di tahun mendatang, Disperindag Jatimakan mencari terobosan baru dengan mengundang Amerika Latin dan Timur Tengah saat acara Surabaya International Jawelery Fair 2012 pada Oktober 2012. Sebab, negara tersebut terkenal dengan konsumsi emasnya yang cukup besar.

“Kami yakin mereka pasti akan tertarik, karena pengrajin emas di Jatim memiliki keahlian desain yang cukup beragam dan sangat menarik,” ujarnya.

Bahkan menurut Budi, pengrajin emas di Jatim tak hanya ada di satu daerah saja, namun di setiap kabupaten kota terdapat pengrajin emas. Pastinya desain mereka juga sangat beragam sesuai dengan keahlian mereka.

“Makanya Pemprov Jatim berkeinginan membentuk kluster industri pengrajin emas atau gemopolis di daerah Sidoarjo, dekat Bandar Udara Internasional Juanda. Selain itu, untuk meningkatkan kreatifitas pengrajin, kami juga selalu mengadakan lomba desain emas. Melalui langkah ini, kami berharap industri emas Jatim kian meningkat dan berkembang,” tegasnya.

Budi juga yakin, jika realisasi ekspor emas Jatim sampai akhir tahun nanti bakal terus mengalami kenaikan sebesar 20% dibanding realisasinya di awal tahun ini dari Januari hingga Februari yang mencapai US$233,376. “Pastinya kondisi ini akan menyebabkan industri emas Jatim kian terangkat dan maju pesat,” kabarbisnis.com

Komentar Pembaca

  1. Saya sangat mendukung dengan paertumhan yang sangat pesat didunia bisnis emas karena; jatim punya potensi luar biasa,di sektor ini saya mengcap kan apresiasi provinsi jatim.semoga di tahun berikut nya bisa naek,15%saya sebagi putra jatim, khusus nya banyuwangi,dengan potensi yang luar biasa ini,semoga bisa membangu daerah2, yang tertinggal,untuk meng hidupkan genersi muda,desa menjadi enterpreneur ship,, yan luar biasa.khoirul anam,salam sejah tera.

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim