BBM Naik, Ancam Kelangsungan Pedagang Tahu

ilustrasi: empalcerbon.wordpress.com

Rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi membuat para produsen tahu di Jombang, Jawa Timur, terancam gulung tikar.

Meski harga BBM bersubsidi baru akan naik 1 April mendatang, namun harga bahan baku tahu berupa kedelai ternyata sudah naik lebih dulu. Akibatnya, perajin tahu pun kini bingung bagaimana menyiasati hal ini, sementara omzet dan produksi mereka sudah menurun hingga 50 persen.

Salah satu warga desa Kalangsemanding Kecamatan Perak Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengaku, selama ini biasa membeli bahan baku kedelai untuk membuat tahu dengan harga Rp4.500 sampai Rp5.000 per kilogram (kg).

Namun sejak pemerintah mengumumkan rencana menaikkan harga BBM pada 1 April mendatang, harga kedelai bahan baku tahu terus naik menjadi Rp5.500 dan terakhir Rp6.000 per kg. Kondisi ini tentu sangat memberatkan bagi perajin tahu.

Apalagi, bahan bakar solar yang mereka pakai untuk menggiling kedelai juga naik. Sebab, meski harga bahan baku naik namun harga tahu tidak bisa serta merta mereka naikkan.

Sebagai gambaran, saat terjadi kenaikan harga kedelai beberapa tahun lalu, sebagian perajin yang berusaha bertahan dengan mencoba mengurangi ukuran tahu atau menaikkan harga justru ditinggal pelanggan. Akibatnya, tak sedikit produsen tahu yang gulung tikar.

Kini, para produsen tahu tak ingin peristiwa itu terulang namun mereka mengaku bingung bagaimana menyiasati kenaikan harga kedelai yang dipicu naiknya harga BBM tahun ini.

Omzet dan tingkat produksi mereka akibat naiknya harga kedelai kini sudah turun 50 persen dari rata-rata dua kwintal kedelai per hari kini hanya tinggal satu kwintal saja. Jika kondisi ini dibiarkan, gulung tikar bukan tidak mungkin akan terjadi.

Untuk tahu hasil produksinya, mereka kini menjual dengan harga Rp1.000 per potong. Para pembuat tahu berharap pemerintah membatalkan rencananya menaikkan harga BBM. okezone.com

Komentar Pembaca

  1. asalamuallaikum
    kami ingin memperkenalkan produk kami yaitu briket batubara.
    untuk bahan bakar perebusan kami menawarkan briket batubara yg bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar pembuatan tahu dan tempe.

    untuk info lebih lanjut bisa menghubungi 081 330 597 952
    terima kasih
    wasalam

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim