Sabtu, 25 Oktober 2014

Jatim Patok PERTUMBUHAN EKONOMI 2014 Capai 8,5%

ilustrasi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mematok pertumbuhan ekonomi 2014 tumbuh 8,5% menyusul upaya penyelesaian tiga proyek infrastruktur pengungkit di Jatim.
Ketiga proyek infrastruktur penting itu berupa pengembangan sarana dan prasarana Bandara Juanda, pembangunan jalur rel ganda dan pembangunan serta penataan kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan pihaknya menyatakan optimismenya bila capaian pertumbuhan ekonomi di wilayahnya bisa meningkat signifikan dalam dua tahun kedepan.

“Pemprov Jatim telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun ini [2012] bisa naik menjadi 7,5% dari 7,22% pada 2011. Targetnya capaian itu naik menjadi 8,5% pada 2014,” kata Soekarwo seusai rapat paripurna DPRD Jatim, Kamis, 8 Maret 2012.

Pertumbuhan ekonomi yang pesat itu, kata Soekarwo, akan sangat ditunjang dengan kesuksesan program infrastruktur penting yang akan jadi pengungkit ekonomi.

Optimisme ini tumbuh karena Pelabuhan Tanjung Perak akan semakin efisien mengingat masalah keterbatasan APBS akan segera bisa diatasi dengan segera dimulainya program revitalisasi alur itu.
“Ini merupakan bagian penting dari tiga persoalan infrastruktur penting Jatim yang harus segera dibenahi,” ujarnya.

Revitalisasi APBS, kata Soekarwo, membuat kapal-kapal besar akan masuk Jatim dan proses bongkar muat akan semakin cepat sehingga biaya akan semakin ditekan dan lebih efisien.

Proyek revitalisasi ini akan semakin memaksimalkan keberadaan proyek pelabuhan Teluk Lamong yang kini sedang dikerjakan PT Pelindo III. bisnisindonesia.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2014. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim