79 Desa Bebas Status Tertinggal

ilustrasi: surabayapost online

Sebanyak 79 desa di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kini bebas dari status sebagai desa tertinggal, antara lain berkat adanya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan.

“Saat ini jumlah desa yang masih berstatus sebagai desa tertinggal hanya 99 desa, tersebar di 12 kecamatan,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Pemkab Pamekasan.

Ia menjelaskan, pada awal tahun 2006 lalu, semua desa yang ada di 12 kecamatan dari total sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan berstatus sebagai desa tertinggal.

Faisol menjelaskan, di Pamekasan, bantuan upaya pemberdayaan masyarakat perdesaan yang dicanangkan pemerintah sejak tahun 2006.

“Ketika itu masih bernama PPK (Program Pengembangan Kecamatan), lalu berubah nama pada tahun 2008 menjadi PNPM,” terang Faisol.

Menurut dia, sejak adanya program itu, geliat perekonomian masyarakat perdesaan semakin membaik, karena selain bersifat bantuan, peran serta masyarakat lebih diutamakan dalam menentukan arah pembangunan desa.

“Kebanyakan, bantuan berupa PNPM ini untuk perbaikan infrastruktur jalan,” katanya menjelaskan.

Namun, sambung Faisol, ada juga yang dialokasikan untuk kredit usaha pertanian dengan membentuk koperasi yang dikelola oleh kelompok masyarakat yang ada di desa tersebut.

Selain PNPM Mandiri Perdesaan, jenis bantuan lain yang disalurkan pemerintah untuk program pemberdayaan ialah PNPM Generasi Sehat dan Cerdas.

Berbeda dengan PNPM Mandiri Perdesaan, bantuan pada PNPM Generasi Sehat dan Cerdas di Kabupaten Pamekasan itu, hanya untuk delapan kecamatan.

Menurut Faisol, kedelapan kecamatan penerima bantuan program tersebut masing-masing, Kecamatan Pakong, Waru, Tlanakan, Pademawu, Larangan, Kadur, Palengaan dan Palengaan.

Menurut dia, kedelapan kecamatan tersebut ditentukan oleh Pemerintah Pusat sebagai penerima program PNPM Generasi Sehat dan Cerdas, karena di sana banyak masyarakat miskin dan banyak desa yang masih berstatus sebagai desa tertinggal.

“Total dana yang dialokasikan untuk bantuan PNPM di Pamekasan tahun ini, baik PNPM Mandiri Perdesaan, maupun PNPM Generasi Sehat dan Cerdas tahun ini sebesar Rp35 miliar,” terang Faisol. surabayapostonline

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2020. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim