Pesantren Didorong Jadi Sentra Ekonomi Produktif

Ilustrasi

Kiprah saudagar dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) harus terus didorong untuk mendinamisasi perekonomian. Wakil Presiden Boediono mendorong saudagar atau pengusaha NU mengambil spirit dari para tokoh NU. Tokoh-tokoh NU seperti KH Hasyim Asyari, KH Wahab Hasbullah, dan KH Bisri Syamsuri mampu menjadikan NU sebagai benteng untuk melawan penjajahan ekonomi oleh Belanda melalui VOC.

Boediono mengatakan, untuk memajukan ekonomi bangsa, keberadaan wirausahawan yang tangguh adalah hal yang mutlak diperlukan. Tanpa wirausahawan, perekonomian akan bergerak stagnan. Dalam konteks inilah, pesantren yang menjadi basis NU harus didorong menjadi sentra ekonomi produktif.

Wapres mendukung konsolidasi para saudagar NU agar lebih kuat memberi kontribusi terhadap perekonomian. Kaum saudagar NU harus dipacu untuk menggarap berbagai sektor bisnis di Indonesia. “Saya sangat bahagia dan mendukung dengan digelorakannya kembali semangat tersebut. Karena saat ini masih banyak warga Indonesia yang masih tertinggal tingkat kesejahteraannya. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk bisa membantu mereka menjadi lebih sejahtera,” ujar Boediono saat pembukaan Rembug Nasional Saudagar NU dan NU Expo 2012 di Grand City, Surabaya.

Dia mengatakan, sebenarnya NU memiliki jaringan kuat dengan ribuan pesantren beserta alumninya yang yang tersebar di seluruh Indonesia. “NU memiliki jaringan raksasa melalui ribuan pesantren dan alumninya sampai ke pelosok negeri yang menjadi basis untuk melakukan sinergi. Jaringan itu harus dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya. kabarbisnis.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim