Duh, Produksi Padi Jawa Turun 2,2 juta ton

ilustrasi: kabarbisnis.com

Produksi padi di Pulau Jawa tahun ini diramal susut 2,2 juta ton atau 6,12% dibanding tahun lalu. Hampir semua provinsi di pulau terpadat di Indonesia mengalami penurunan produksi padi.

Di Jawa Timur, misalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, produksi padi pada tahun 2011 diramalkan mencapai 10,53 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau turun sekitar 9,53% dari posisi Angka Ramalan Tetap 2010 sebesar 11,643 juta ton GKG.

“Penurunan produksi padi di wilayah Jatim tersebut, selain karena turunnya luas panen padi, juga disebabkan oleh turunnya produktivitas padi,” kata Kepala BPS Jatim, Irlan Indrocahyo, di Surabaya.

Pada tahun 2011, lanjutnya, luas panen padi di Jatim diperkirakan hanya 1,945 juta hektar, padahal pada tahun lalu luas area panen bisa mencapai 1,963 juta hektar. Ini artinya luas panen turun sebesar 18,27 hektar. Sementara produktivitas padi mengalami penurunan sebesar 5,15 kuintal per hektar, dari 59,29 ton per hektar menjadi 54,14 ton per hektar di 2011 atau turun 8,69%.

Produksi padi Jatim diperkirakan akan mengalami penurunan pada periode September hingga Desember 2011 yang mencapai 376.660 ton atau sekitar 18,67%. Sementara hasil panen periode Januari hingga April turun 113.530 ton menjadi sebesar 5,702 juta ton GKG dan periode Mei hingga Agustus juga turun 619.980 ton menjadi sebesar 3,190 juta ton GKG.

“Karena produksi padi pada setiap periode mengalami penurunan, maka tampak produksi padi Jatim di tahun ini akan menurun. Dan penurunan ini sebenarnya tidak hanya dialami oleh Jatim saja, namun juga oleh provinsi lain, seperti Jwa Tengah turun sebesar 6,74%, Jawa Barat turun 2,30% dan Banten turun 7,07%,” tekannya.

Kondisi ini kemudian menyebabkan produksi padi di seluruh wilayah Jawa mengalami penurunan sebesar 2,22 juta ton atau sekitar 6,12%.

Penurunan produksi padi di Jawa tahun 2011 ini diperkirakan karena berkurangnya luas panen sebesar 165,97 hektar dan turunnya produktivitas padi sebesar 2,07 kuintal per hektar.

Kondisi yang sama juga terjadi pada nasional yang mengalami penurunan sebesar 1,08 juta ton menjadi 65,39 juta ton GKG per tahun akibat berkurangnya lahan panen sebesar 29,07 hektar dan turunnya produksi sebesar 0,71 kuintal per hektar.

“Ini menunjukkan, bahwa dominasi Jawa terhadap produksi padi nasional cukup tionggi, sehingga dengan penurunan produksi padi di Jawa, khususnya Jatim akan berpengaruh signifikan terhadap nasional,” kata Irlan.kabarbisnis.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim