Gubernur Larang Impor Kentang

Ilustrasi

Gubernur Jawa Timur (Timur) Soekarwo akan mengeluarkan peraturan yang melarang impor kentang guna melindungi petani lokal agar tidak merugi.

“Pemerintah provinsi (pemprov) akan menyiapkan peraturan gubernur (pergub) larangan impor kentang dan garam. Khusus ketang, pergub diperlukan karena kami tidak ingin petani lokal rugi akibat masuknya kentang impor ke Jatim, sehingga harga (kentang) jadi turun,” kata Gubernur Soekarwo di Surabaya.

Namun, ujarnya, hingga kini pihaknya belum menemukan adanya kentang impor yang masuk ke wilayah Jatim yang memiliki produksi kentang berlimpah. Gubernur juga menyatakan kualitas produk lokal jauh lebih baik daripada impor.

Saat ini harga kentang sudah murah dan impas dengan biaya produksi. Oleh karena itu, jika kentang impor masuk, akan membuat harga kentang jatuh dan petani merugi.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (Disperindag) Pemprov Jatim Arifin mengakui buah dan sayur impor memang sudah masuk ke Jatim. Namun, berdasarkan dokumen bongkar muat produk-produk tersebut di Pelabuhan Tanjung Perak, belum ada kentang impor dari China dan Thailand yang masuk. MICOM

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2020. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim