Jumat, 31 Maret 2017

Jatim Mampu Cetak 5.000 Wira Usahawan Baru

ilustrasi: bisnisindonesia.com

Klinik Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah yang dikelola Dinas Koperasi dan UMKM Jatim selama tiga tahun terakhir berhasil memunculkan 5.000 wira usahawan baru, melalui kegiatan pelatihan usaha secara rutin.

Sementara DPRD Jawa Timur dalam tahun anggaran 2012 berjanji akan menyetujui peningkatan alokasi anggaran untuk menunjang kegiatan Dinas Koperasi dan UMKM Jatim dalam menumbuhkan sektor KUMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim R.B. Fattah Jasin menyebutkan pengoperasian Klinik KUMKM yang berlokasi di lingkungan kantor instansi tersebut selama ini telah diperankan memfasilitasi tumbuhnya pelaku UMKM.

Pelatihan/pendampingan usaha yang dilakukan di Klinik KUMKM Jatim mencapai 12 jenis antara lain kursus singkat memproduksi barang, akses dana kredit, teknologi informasi, manajemen, pembukuan dan lainnya lagi Jadwal kegiatan pelatihan setiap bulan berlangsung satu atau dua kali dengan mendatangkan para praktisi bisnis.

“Terhitung sejak Klinik KUMKM didirikan pada 2008 hingga kini telah memunculkan 5.000 wirausahawan baru, melalui kegiatan pelatihan usaha secara riil dan orang-orangnya yang difasilitasi pun riil,” ujarnya saat menerima kunjungan rombongan Komisi B DPRD Jatim (Bidang Perekonomian), hari ini.

Kunjungan rombongan Komisi B DPRD Jatim terkait dengan pembahasan penyusunan anggaran tahun 2012. Selain melihat secara langsung pelatihan produksi kerajinan berbahan baku agel dan teknologi informasi di Klinik KUMKM Jatim, kalangan legislatif itu juga meninjau pengoperasian Gedung Pamer Produk UKM Jatim.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim Arif Hari Setiawan menilai program pemberdayaan koperasi dan UMKM yang dijalankan Dinas Koperasi dan UMKM Jatim telah menyentuh sektor usaha tersebut. Sehingga anggaran instansi tersebut tahun depan layak ditingkatkan.

“Kami belum bisa menyebutkan berapa persen peningkatan anggaran yang dialokasikan Dinas Koperasi dan UMKM Jatim tahun depan. Soalnya, kami akan mengevaluasi terlebih dulu penggunaan anggaran tahun ini sambil mencari masukan dari pelaku koperasi dan UMKM,” ujar Arif dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di sela-sela kunjungan ke Dinas Koperasi dan UMKM Jatim. bisnisindonesia.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2017. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim