Jelang Musim Hujan, BPLS Siapkan Pompa

Badan Penangulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) telah memprsiapkan pompa untuk mengantisipasi musim hujan yang akan tiba. Salah satu upaya untuk menanggulangi luberan lumpur ketika muism hujan adalah dengan menggunakan pompa, karena sudetan belum tuntas.

“Saya mau melaporkan progress terakhir soal penangan lumpur kepada Pak Gubernur,” kata Kepala BPLS Sunarso mengatakan hal itu ketika ditemui di gedung Bapeprov Jawa Timur

ilustras: kompas.com

Menurut Sunarno, pompa salah satu altrenatif jika sudetan yang dibangun melalui tiga desa, yakni Pejarakan, Kedung Cangkring, dan Besuki tidak tuntas, karena adanya penolakan dari warga. Sebab, warga baru akan mengizinkan BPLS mengerjakan proyek sudetan, jika kekurangan ganti rugi yang tersisa 25 persen cair.

Keberadaan pompa pada musim hujan sangat penting agar tanggul penahan lumpur tidak jebol ketika debitnya naik. Selain pompa, tanggul sisi barat yang berada di titik 10 D juga sudah ditinggikan 1 meter dari 11 menjadi 12 meter, menyusul munculnya gunung lumpur di sekitar titik tersebut hingga meluber dan posisinya sama dengan tinggi tanggul.

Peninggian tanggul di titik itu hanya sepanjang 300 meter, dan hanya di lokasi itu, sementara yang lain tetap 11 meter. Kendati demikian kata Sunarso, untuk pembuatan tanggul di Desa Kedung Bendo juga terhenti karena warga menolaknya, menyusul tak kunjung dibayarkannya ganti rugi oleh pemerintah.

"Ada beberapa pekerjaan BPLS yang terkendala karena masalah ganti rugi yang belum beres," ujarnya. kompas.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim