Dana Bantuan Kekeringan untuk Petani Ngendap di Pemda

Kementerian Pertanian menyatakan dana bantuan kekeringan yang sudah dicairkan untuk membantu petani masih sangat minim. Sejauh ini baru terpakai Rp300 miliar dari total dana sebesar Rp3 triliun.

“Dana kekeringan untuk membatu petani sudah ada dan disiapkan. Tapi belum banyak terpakai,” tegas Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.

ilustrasi

Minimnya dana yang terpakai itu, lanjut dia, karena pemerintah daerah (pemda) takut mencairkan anggaran. Pasalnya, pemda ketakutan terjerat kasus hukum.

"Masalahnya orang daerah tidak berani, bila mereka diverifikasi dan dianggap salah kemudian ditangkap. Akibatnya banyak pemda takut dalam mengurusi keuangan (terkait dana bantuan kekeringan)," ujarnya.

Ia menjelaskan, kekeringan secara nasional belum siaga bencana. Sebab kekeringan sifatnya hanya lokal atau skala desa dan kecamatan, dan tidak ada yang basisnya provinsi.

"Kekeringan secara lokal itu solusinya juga lokal karena umumnya petani butuh pompa, dan pasokan air," katanya. MICOM

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2020. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim