Kritis, Tanggul Lumpur Lapindo Ditinggikan

ilustrasi: kompas.com

Tanggul waduk lumpur Lapindo, Sidoarjo di sisi sebelah barat kini terus diperkuat. Tindakan itu merupakan antisipasi agar tanggul yang berada di wilayah yang dinilai kritis itu tidak jebol.

Achmad Khusairi dari Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Kamis (22/9/2011) mengatakan, rata-rata per hari dikerahkan 200 truk pengangkut tanah uruk untuk memperkuat dan meninggikan tanggul.

“Kami targetkan ketinggian tanggul bertambah 1 meter sehingga elevasi endapan lumpur dengan ketinggian tanggul pada jarak aman,” kata Khusairi.

Menurut Khusairi, walaupun saat ini di dalam waduk hampir tidak ada air, bukan berarti tidak ada ancaman jebolnya tanggul. Ancaman itu datang dari tekanan lumpur panas yang ada di bawah permukaan.

Khusairi menambahkan, peninggian tanggul ini ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan. “Kami usahakan segera selesai agar masyarakat kembali tenang,” katanya.

Beberapa hari yang lalu BPLS menyatakan, waduk lumpur Lapindo pada posisi siaga karena tanggul di sebelah barat kritis akibat longsor. Di sebelah barat terdapat jalur rel kereta api Surabaya-Malang dan Banyuwangi, Jalan Raya Porong yang menghubungkan Sidoarjo dengan wilayah Jatim timur dan selatan. Di samping itu terdapat perkampungan penduduk. kompas.com

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim