Gubernur Ajak USAID Kerjasama Pelayanan Publik

Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo saat menerima Wakil Direktur United States Agency International Development (USAID) Miss Nisha Biswall di Ruang Kerja Kantor Gubernur Selasa (13/9)

Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo saat menerima Miss Nisha Biswall Wakil Direktur United States Agency International Development (USAID) di  Ruang Kerja Kantor Gubernur Selasa (13/9) mengusulkan kerjasama dengan difokuskan pada pelayanan public yang pro poor.

Kerjasama dilakukan berupa pemberian pengetahuan tentang pola belajar dan sarana belajar mengajar. Banyak warga di sekitar tapal kuda berbahasa Indonesia. Pemberian gizi kepada bayi dan ibu bayi yang baru melahirkan.  Jumlah bayi yang kekurangan nutrisi dan gisi buruk disebabkan karena pola asuh yang salah sehingga balita mendapatkan asupan gizi yang keliru, 28,8 persen karena penyakit penyerta.

Potret kesehatan di Jatim dapat dilihat pada perkembangan Angka Kematian Bayi  yang dua tahun terakhir menunjukkan penurunan. Tahun 2007 mencapai 32,9/1000 kelahiran hidup, 2008 menjadi 31,2/1000, 2009 turun lagi 28,2/1000. Sedangkan Angka Kematian Ibu melahirkan (AKI) tahun 2009 sebanyak 536 kasus atau 90,70/100.000 kelahiran hidup. Di Jatim terdapat 5.309 kasus gizi buruk di seluruh Kab/Kota se Jatim, dan Tim penggerak PKK prov Jatim melakukan pendampingan sekitar 3.608 kasus.

Seiring dengan program Pemprov Jatim, rencana kerjasama dengan USAID di Bidang kesehatan difokuskan pada sanitasi dan pembangunan puskesmas mini untuk menfungsikan program promotive preventife. Dalam hal ini pemprov telah merenovasi rumah tangga miskin sebanyak 20 rb rumah dari 324 ribu rumah yang menjadi target renovasi.

“Pemprov berharap terjalinnya kerjasama dengan USAID di Bidang kesehatan, pendidikan, pengadaan air bersih  dan sanitasi yang diperuntukan bagi warga miskin dan mendukung program pemprov yaitu pro poor “ kata Pakde karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

Lanjut pakde, pengadaan air bersih yang akan dilakukan pemprov yaitu menyalurkan air bersih umbulan dengan harga murah bagi warga miskin. Pemprov mensubsidi biaya pipa dan retribusi air.

Pakde meminta agar program USAID ke depan mengajak dan memberikan pelatihan tentang public service pada kepala daerah di bidang kesehatan yang belum dilakukan. Tujuannya untuk mengurangi disparitas di Jatim.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Direktur USAID Nisha Biswall menyambut baik keinginan Pakde Karwo untuk menjalin kerjasama dengan USAID. “Kami menyambut baik keinginan Gubernur Jatim Soekarwo untuk menjalin kerjasama dengan kami. Nantinya kami akan mengkomunikasikan dengan pimpinan,” katanya. (hms)

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim