Baru 150 Pasien Ikuti Jampersal

ilustrasi: ramlannarie.wordpress.com

Program jaminan persalinan (Jampersal) gratis yang dicanangkan pemerintah sejak Januari 2011 sudah mulai dinikmati oleh masyarakat. Dalam pelaksanaannya RSU dr Soetomo sudah ada 150 pasien bersalin yang telah dilayani rumah sakit terbesar di Indonesia Timur tersebut. Dari jumlah itu ada yang persalinannya melalui operasi cesar dan mayoritas melahirkan cara normal. Meskipun melahirkan secara operasi pembiayaannya tetap menjadi tanggungan pemerintah dengan dana APBN.

Direktur Keuangan RSU dr Soetomo, Drs Bambang Muhariono Msi. AP mengatakan, peminat Jampersal meningkat setelah dana Jampersal Surabaya sudah turun 18 Juni lalu. “Mungkin masyarakat takut kalau dananya belum cair jampersalnya tidak belaku jadi setelah ada pemberitaan dana jampersal Surabaya turun, minat masyarakat dengan jampersal jadi naik,” kata Bambang.

Jampersal ini merupakan program dari pemerintah pusat yang menggratiskan biaya persalinan bahkan jika pasien tersebut harus menjalani operasi caesar. “Tidak peduli dari orang kaya atau miskin, yang penting pelayanannya di kelas III tidak hanya untuk orang miskin, namun juga orang yang berduit sekalipun bisa menggunakannya. Tapikan secara logika namanya orang kaya masa mau melahirkan anak di rumah sakit menggunakan kamar kelas III. Jadi memang sangat tepat untuk mereka yang tergolong ekonomi lemah,” tuturnya.

Disinggung masalah droping dana. “Masalah dana Jampersal, klaimnya masih jadi satu dengan Jamkesmas dan jamkesda sudah menghabiskan dana Rp 60 miliar dalam tahun ini. Namun saat ini kita mengirimkan petugas ke Jakarta ke Kementrian Kesehatan untuk mengurus dana Jampersal,” papar Bambang.

Ia mengatakan, kuota pasien RSU dr Soetomo yang menggunakan dana Jamkesmas (nasional) per tahun sebanyak 10 juta pasien dan kuota yang ditetapkan Jamkesda (provinsi) sebanyak 1.414.000 pasien per tahun.

Terpisah, Kasi Pembiayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Nur Siti Maimunah menjelaskan, saat ini Jampersal dapat dilayani di seluruh rumah sakit pemerintah di wilayah Provinsi Jawa Timur termasuk Puskesmas. Tidak hanya itu, ada juga beberapa rumah sakit swasta yang bekerjasama dengan pemerintah. “Salah satunya Rumah sakit Al-Irsyad di Surabaya. Persalinan gratis juga bisa dilakukan melalui bidan swasta yang berkerjasama dengan pemerintah, dalam hal ini melalui Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten,” pungkasnya. surabayapost.com

3 Komentar Pembaca

  1. maaf pak/bu mau tanya. Syarat-syarat nya apa ya? trus di RSU haji Sukolilo itu ada program jampersal apa tidak ? terima kasih

    • Silahkan download dokumen (.pdf) di bawah ini, semoga bisa membantu dan memberi pengetahuan lebih tentang Jampersal, dan kami ucapkan terima kasih karena Anda telah mengunjungi website kami.

      • saya sudah pelajari petunjuk teknis jampersal maupun kepmenkes ttg jampersal. tapi persyaratan yang spesifik untuk bisa mendapatkan JP bagi ibu hamil yang belum punya JP tidak saya temukan. mohon informasinya. terimakasih

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2020. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim