Jalur Kereta Banten-Jatim Perlu Dibangun

ilustrasi: id.88db.com

Menteri Perindustrian, MS Hidayat, mengusulkan pembangunan jalur kereta api (railway) Banten-Jawa Timur terutama untuk angkutan barang guna mengurangi beban jalan.

“Kenapa tidak kita insentifkan juga railway dari Banten sana menuju ke Jawa Timur sehingga tidak terbebankan seluruhnya ke angkutan darat,” kata MS Hidayat usai rapat koordinasi membahas Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Senin (6/6/2011).

Menurut mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri itu, angkutan logistik merupakan masalah yang harus dibenahi dan disiapkan untuk mendukung perkembangan perekonomian nasional ke depan.

“Itu isu besar yang harus kita putuskan dan saya kira dalam waktu dekat itu harus kita benahi sehingga tidak jadi penghambat perekonomian,” tegasnya.

Mengenai pembatasan angkutan truk di jalan tol dalam kota dari Cawang hingga Pluit, Hidayat mengatakan, jumlah truk yang melintas di jalan setiap saat mengalami peningkatan yang mengindikasikan bahwa transaksi dan ekonomi Indonesia terus tumbuh, sementara di pihak lain ada masalah kemacetan lalu lintas.

“Jadi tidak bisa diputuskan sepihak, misalnya Pemprov DKI memutuskan secara sepihak ingin agar truk tidak lewat, itu sama sekali tidak mungkin. Yang bisa dilakukan adalah win win solution. seperti yang sekarang sedang diuji coba,” katanya.

Menurut dia, ke masa depan ketersediaan logistik merupakan keharusan untuk mendukung perkembangan perekonomian nasional, sehingga koneksi antar pelabuhan utama dan kelancaran transportasi merupakan masalah yang harus dipecahkan.

“Masalah kelancaran transportasi logistik yang sebagian didominasi oleh truk harus diselesaikan segera karena itu sangat vital,” kata Hidayat.

Pemerintah memutuskan membatasi jam operasional truk di jalan tol dalam kota Cawang hingga Pluit sejak 27 Mei hingga 10 Juni 2011.

“Kita mengembangkan alternatif ketiga, yaitu membuka semua jalur untuk truk kecuali Cawang hingga Pluit dan dilakukan melalui satu traffic management situasional oleh Polri,” kata Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Hatta Rajasa.

Hatta menyebutkan, membuka semua jalur tol dalam kota kecuali Cawang hingga Pluit merupakan salah satu dari tiga keputusan rapat koordinasi pada Jumat ini.

Keputusan lainnya adalah pembukaan seluruh jalur tol dalam kota kecuali Cawang hingga Pluit untuk truk berlaku mulai pukul 24.00 WIB hingga 10 Juni 2011.

Pembukaan seluruh jalur tol kecuali Cawang hingga Pluit bersifat uji coba. Semua pihak akan duduk bersama kembali pada 10 Juni 2011 untuk mengevaluasi uji coba itu.

“Akan diuji sambil merumuskan keputusan yang permanen sebagaimana diamanatkan dalam 20 langkah mengatasi kemacetan di Jabotabek,” kata Hatta.

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim