Proyeksi Areal Tembakau Madura Meningkat

Produksi tembakau di Pulau Madura, Jawa Timur, terus dipacu. Salah satunya lewat perluasan areal tanam tembakau.

Di Kabupaten Sumenep, misalnya, proyeksi areal tanaman tembakau pada tahun 2011 meningkat 100% lebih dibandingkan tahun 2010.

Pada tahun 2010 lalu, proyeksi areal tanaman tembakau seluas 9.166,54 hektare, dengan produksi 5.500 ton. Namun, untuk tahun 2011 ini, proyeksi areal tanaman tembakau mencapai 22.333 hektare, dengan produksi 13.400 ton.

Kabid Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sumenep, Nasah Bandy, menjelaskan, faktor meningkatnya proyeksi areal tanaman tembakau tahun ini dimungkinkan karena kebutuhan produksi tembakau pada tahun 2010 sangat minim.

“Dengan terbatasnya produksi tembakau pada tahun kemarin, maka ploting areal tanaman tembakau tahun 2011 meningkat 100% lebih,” kata Nasah Bandy, Sabtu (30/4/2011).

Namun, Nasah Bandy mengaku tidak yakin kebutuhan produksi tembakau di Sumenep pada tahun ini sesuai target, mengingat adanya anomali cuaca.

“Cuaca sekarang tidak bisa diprediksi, kadang terang tapi tiba-tiba turun hujan. Untuk itu, kami berharap penanaman tembakau dilakukan didaerah tegalan,” terangnya.

Kondisi tanaman tembakau, menurut Nasah, tidak akan jauh berbeda seperti tahun 2010, karena cuaca yang tidak menentu.

“Kami anjurkan, pada petani di Sumenep supaya tidak terlalu banyak menggantungkan ke tanaman tembakau. Sebab, lokasi terbaik tanaman tembakau hanya di daerah dataran tinggi atau tegalan,” ungkapnya. kbc

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim