BPR Jatim Fokus Sektor UMKM

Ilustrasi

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jawa Timur terus memperkuat pasarnya di kalangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Seusai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) luar biasa BPR Jatim, Senin (25/4/2011), Komisaris Utama BPR Jatim Rasiyo mengatakan, UMKM adalah pilar utama perekonomian Jatim. “Ke depan, BPR Jatim sebagai lembaga intermediasi harus lebih aktif mempercepat pembangunan daerah dengan penyaluran kredit di sektor riil, utamanya UMKM,” ujarnya.

Dirut BPR Jatim R.Soeroso mengatakan, sebagai BUMD Pemprov Jatim, BPR Jatim akan lebih fleksibel dalam memberikan pembiayaan bagi UMKM. Namun, fleksibilitas itu tetap dikerangkai dalam kehati-hatian perbankan untuk menghindari kredit macet.

Total aset BPR Jatim akhir 2010 mencapai Rp588,828 miliar, meningkat 18,41% dibanding tahun 2009 sebesar Rp497,278 miliar. Kredit yang diberikan Rp374,180 miliar disalurkan kepada 23.117 debitur dengan plafon kredit masing-masing Rp16 juta.

Laba yang diperoleh BPR Jatim tahun 2010 sebesar Rp12.520 miliar. Persentase pembagian laba kepada pemegang saham sebesar Rp6.260.116.994 (50 %), cadangan Rp. 2.504.046.797 (20 %), dan bonus jasa produksi Rp3.756.070.196 (30%). kbc

Tulis Komentar

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Harap gunakan bahasa atau kata-kata yang santun. Terima kasih atas partisipasi Anda.





© Copyright 2019. Bappeda Provinsi Jawa Timur. Kembali ke atas | Kontak Kami | RSS Feed
Created & Design by IT Support Bappeda Jatim